PPKM Level 4 Berlanjut Hingga 2 Agustus, Jokowi Ingatkan Adanya Varian Delta yang Lebih Menular

Oleh Aditya Eka Prawira pada 25 Jul 2021, 19:33 WIB
Diperbarui 25 Jul 2021, 19:33 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Perbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Biro Pers, Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan untuk melanjutkan penerapan Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 4 sejak 26 Juli sampai 2 Agustus 2021.

Keputusan melanjutkan PPKM level 4 selama satu minggu ke depan diambil setelah memertimbangkan aspek kesehatan, ekonomi, dan dinamika sosial.

"Namun, kita akan melakukan penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati," kata Jokowi di Istana Merdeka yang disiarkan di Kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Minggu malam, 25 Juli 2021.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan bahwa pelaksanaan PPKM darurat yang kemudian berubah menjadi PPKM level 4 selama 23 hari terakhir telah membuat perubahan tren perbaikan dalam pengendalian pandemi COVID-19.

"Laju penambahan kasus, BOR, dan positivity rate mulai menunjukan tren penurunan seperti yang terjadi di beberapa provinsi di Jawa," katanya.

Namun, semua pihak tetap harus berhati-hati dalam menyikapi tren perbaikan tersebut. Kewaspadaan tetap harus dilakukan mengingat adanya varian Delta yang sangat menular.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pembagian Obat untuk Masyarakat dan Pasien COVID-19 yang Isoman

Secara khusus Jokowi minta kepada para menteri terkait agar segera melakukan langkah-langkah maksimal untuk membagikan vitamin dan suplemen kepada masyarakat, serta memberikan dukungan obat-obatan dan konsultasi dokter terhadap pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah, serta tak ketinggalan dukungan pengobatan di rumah sakit.

"Angka kematian harus ditekan semaksimal mungkin. Untuk daerah yang memiliki angka kematian yang tinggi, peningkatan kapasitas rumah sakit, isolasi terpusat, dan juga ketersedian oksigen perlu ditingkatkan segera," ujar Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan bahwa seluruh lapisan masyarakat harus selalu waspada adanya kemungkinan dunia akan menghadapi varian Virus Corona lain yang lebih menular.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pesan Jokowi

Oleh sebab itu, Jokowi juga memerintahkan agar testing (tes) dan tracing (lacak) bisa ditingkatkan lebih tinggi, serta respons dan treatment (pengobatan) yang cepat guna menekan laju penularan dan meningkatkan angka kesembuhan.

"Penerapan protokol kesehatan yang ketat serta tracing, testing, dan treatment, akan menjadi pilar uama penanganan COVID-19 ke depannya," katanya.

"Memakai masker dan menjaga jarak harus terus dilakukan," Jokowi menambahkan.

Jokowi pun mengajak seluruh lapisan masyarakat dan komponen bangsa bersatu padu melawan COVID-19. Jokowi, mengatakan,"Dengan usaha keras yang kita lakukan bersama, InsyaAllah kita akan segera terbebas dari COVID-19, dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat bisa kembali normal.".

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Mini Lockdown ala Jokowi.

Infografis Mini Lockdown ala Jokowi. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Mini Lockdown ala Jokowi. (Liputan6.com/Abdillah)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak Video Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya