28 Kasus Varian Delta di Kudus, Menkes Budi: Banyak Pekerja Migran dari India

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 13 Jun 2021, 15:42 WIB
Diperbarui 13 Jun 2021, 15:42 WIB
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin
Perbesar
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memberikan sertifikat penghargaan kepada sejumlah Kepala Daerah dalam rangka eliminasi kusta dan eradikasi frambusia di Aula Siwabessy Gedung Kemenkes Jakarta, Rabu, 7 April 2021. (Dok Kementerian Kesehatan RI)

Liputan6.com, Jakarta - Terkait temuan 28 kasus virus Corona varian Delta di Kudus, Jawa Tengah, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari India. Dahulu varian Delta dikenal dengan sebutan varian India.

"Memang sudah terkonfirmasi di Kudus adalah varian baru (varian Corona Delta). Ya, masuknya karena banyak pekerja migran kita, terutama yang datang dari pelabuhan," kata Budi dalam Seminar Online Perlindungan Hukum Dalam Pelayanan Kedokteran Yang Berkualitas pada Minggu, 13 Juni 2021.

"Biasanya kalau udara (bandara) sudah kita jaga dengan baik. Kalau pelabuhan laut kan banyak di Indonesia. Dan banyak PMI kita yang datang dari India, sehingga masuknya (varian Delta) dari sana," Menkes melanjutkan.

Hasil temuan 28 kasus virus Corona varian Delta di Kudus merupakan hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang juga diteliti oleh Kemenkes. Penelusuran WGS di Kudus untuk melihat apakah terdapat penyebaran varian Corona India atau tidak.

"Kami teliti itu dan baru sekitar dua hari lalu keluar (hasil WGS) yang dari Kudus. Dan terkonfirmasi itu varian baru dari India," kata Budi Gunadi.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Temuan 28 Varian Delta dari Pemeriksaan 34 Sampel

Cegah Covid-19, Penumpang Tiba di Terminal Kalideres Dites Antigen
Perbesar
Petugas melakukan tes cepat antigen COVID-19 kepada penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang baru tiba di terminal Kalideres, Jakarta Barat, Senin (17/5/2021). Menyambut arus balik mudik Lebaran, Terminal Kalideres mendirikan posko tes antigen bagi penumpang. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Temuan 28 kasus konfirmasi varian virus Corona B.1617.2, kata Bupati Kudus HM Hartopo, merupakan hasil pemeriksaan dari 34 sampel. Ada pun jumlah warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kudus sebanyak 2.342 orang.

Terdeteksi varian virus Corona dari India, lanjut Hartopo hingga saat ini masih dilakukan penelitian dari mana masuk hingga ada warga Kudus terpapar.

Terkait pasien di Kudus yang terkonfirmasi positif varian virus Corona India, Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi menyebut, sebagian besar dari mereka sudah ditangani.

"Sebagian sudah selesai penanganannya. Ini yang awal-awal (pasien dirawat dan diambil sampel)," tambah Nadia saat dikonfirmasi Health Liputan6.com melalui pesan singkat pada Minggu, 13 Juni 2021. (Selengkapnya: Nah Loh! 28 Kasus Virus Corona Varian Delta India Ada di Kudus)

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Waspada Mutasi Covid-19 Kombinasi Varian Inggris-India

Infografis Waspada Mutasi Covid-19 Kombinasi Varian Inggris-India. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Waspada Mutasi Covid-19 Kombinasi Varian Inggris-India. (Liputan6.com/Abdillah)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓