Cegah Masalah Kesehatan Mental di Masa Pandemi COVID-19, Lakukan 7 Aktivitas Ini

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 09 Jun 2021, 10:00 WIB
Diperbarui 09 Jun 2021, 10:00 WIB
Berhubungan dengan Gangguan Mental
Perbesar
Ilustrasi Stres dan Kelelahan Credit: pexels.com/pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Masalah kesehatan mental menjadi salah satu dampak merugikan dari pandemi COVID-19. Beberapa studi mengungkapkan bahwa gejala depresi dan kesepian dirasakan tak sedikit kelompok masyarakat selama situasi ini berlangsung.

Audrey Maximilian, CEO Riliv, sebuah StartUp konseling daring dan kesehatan mental di Indonesia, mengatakan bahwa kebahagiaan bisa dimulai dari diri sendiri.

"Setiap manusia memiliki kapabilitas untuk menciptakan kebahagiaan," kata Audrey dalam siaran pers yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Minggu (6/6/2021).

"Mungkin awalnya terasa sulit karena kita sudah menemukan pola bahagia yang dulu dibantu oleh kehadiran orang lain. Tetapi sekarang kondisinya berbeda, dan kita harus menemukan aktivitas agar bisa berdamai dengan situasi yang sedang dihadapi," Audrey menambahkan.

Audrey pun memberikan tujuh aktivitas positif yang bisa dilakukan di kala pandemi, untuk membantu Anda memulai langkah awal mengatasi rasa kesepian dan mencegah depresi serta masalah kesehatan mental lainnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

7 Aktivitas Guna Cegah Munculnya Masalah Kesehata Mental

Hutan bambu
Perbesar
ilustrasi hutan bambu (Foto: unsplash/Mirko Blicke)

1. Luangkan Waktu Berolahraga Sederhana

Bersepeda menjadi tren olahraga yang dilakukan di masa pandemi. Namun, seseorang tidak perlu memaksakan diri mengikuti aktivitas fisik ini dengan membeli sepeda jika hanya digunakan sekali-sekali saja.

Anda bisa berolahraga sederhana seperti berjalan kaki atau jogging di wilayah yang aman. Bergerak membantu melancarkan sirkulasi darah dan berdampak pada mood bahagia. Apalagi saat fokus menikmati pergerakan badan dan lingkungan sekitar sehingga bisa lebih mindful.

Luangkan waktu melakukan ini di pagi hari saat masih sepi. Atau jika dinilai sulit, biasakanlah berjalan kaki ke toko atau tempat yang dituju yang jaraknya tidak jauh.

2. Duduk di Daerah Pepohonan

Aktivitas "forest bathing" bisa membantu menurunkan stres dan menenangkan diri, apalagi saat Anda sudah berada di rumah selama 24 jam berhari-hari.

Jangan lupa untuk tetap menaga protokol kesehatan. Hindari keramaian dan cobalah menikmati 30 hingga 60 menit berada di tengah pepohonan. Lepaskan sepatu dan nikmatilah rumput di kaki Anda.

3. Tidur Tepat Waktu

Pikiran negatif kerap muncul saat kita kelelahan, kurang tidur, dan masih terbangun di malam hari. Maka dari itu, Jangan tunda waktu tidur. Badan yang sehat berpengaruh terhadap kesehatan mental yang kuat.

4. Bertukar Hadiah dengan Keluarga atau Sahabat

Anda bisa menyampaikan salam dan kasih sayang melalui hadiah atau kado berupa makanan maupun hampers.

Menyayangi, mengayomi, dan terhubung dengan orang terdekat melalui naluri alami manusia. Di masa pandemi, hal itu tetap bisa dilakukan secara jarak jauh. Ucapan terima kasih dan kebahagiaan mereka bisa membuat Anda merasa tidak sendirian lagi.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Memasak

Alat masak antilengket
Perbesar
Alat masak antilengket (sumber: Unsplash)

 5. Mencoba Resep Makanan

Bagi beberapa orang, memasak bisa menjadi sebuah meditas. Menikmati setiap irisan pisau di sayuran atau meracik bumbu agar menjadi santapan berkualitas bisa membuatmu lebih tenang dan lega.

Energi berlebihan akibat rasa kesepian pun bisa tersalurkan melalui kegiatan positif dengan bonus berupa makanan lezat.

6. Memberi Makan Kucing

Saat berjalan kaki, tidak ada salahnya memberi makan kucing di jalanan. Perasaan berbagi dan melihat mereka makan dengan lahap bisa membuatmu merasa berharga serta meningkatkan harga diri yang bisa menangkal perasaan sedih dan depresi.

7. Mencari Bantuan Pakar secara Daring

Jika Anda sudah melakukan banyak hal namun masih merasa kesepian atau tidak berharga, hubungilah psikolog lewat layanan daring. Berbeda dengan teman atau sahabat yang mungkin menghakimi, psikolog akan mendengarkan dengan tulus serta membantu menemukan solusi.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓