Mesir Mulai Produksi Lokal Vaksin Sinovac Akhir Juni Ini

Oleh Aditya Eka Prawira pada 04 Jun 2021, 06:15 WIB
Diperbarui 04 Jun 2021, 06:40 WIB
Vaksinasi Covid-19 Nakes Lansia Tahap Pertama
Perbesar
Petugas medis menunjukkan jarum suntik dan vaksin Covid-19 di Puskesmas Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (9/2/2021). Kementerian Kesehatan memulai vaksinasi Sinovac untuk tenaga kesehatan di atas 60 tahun setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan vaksin untuk lansia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Liputan6.com, Kairo - Mesir direncanakan akan memulai produksi lokal vaksin Sinovac batch pertama pada akhir Juni 2021. Begitu produksi batch pertama selesai, vaksin Corona tersebut akan dikirim ke Otoritas Obat Mesir untuk dianalisa.

Terkait pelaksanaan produksi vaksin Sinovac, Juru Bicara Kementerian Kesehatan dan Kependudukan, Khaled Mujahid, mengatakan, para ahli dari China saat ini sudah berada di Mesir.

Para ahli akan mengawasi proses manufaktur dan mentransfer keahlian ke Egyptian Holding Co. for Biological Products and Vaccine (VACSERA) dan Egyptian Drug Authority.

Menurut Khaled, seperti dikutip dari situs berita Arab News pada Jumat, 4 Juni 2021, Mesir adalah salah satu negara pertama di dunia yang memproduksi vaksin Sinovac menyusul kesepakatan yang dicapai pada April 2021.

Mesir telah sepakat dengan perusahaan biofarmasi dari China, Sinovac Biotech Ltd, untuk memproduksi vaksin COVID-19 hingga 60 juta dosis per tahun di Mesir. 

Kesepakatan tersebut diharapkan memermudah Mesir dalam upaya melaksanakan program vaksinasi COVID.

Khaled, mengatakan, uji klinis terhadap vaksin Sinovac telah dilakukan, dan harga pun telah ditetapkan dalam kesepakatan tersebut.

 

Mesir Akan Bangun Banyak Sentra Vaksinasi COVID-19

FOTO: Suasana Hari Raya Idul Fitri di Berbagai Negara
Perbesar
Seorang imam memimpin salat Idul Fitri di Desa Shamma, Menoufia, Nou delta, Mesir, Minggu (24/5/2020). Idul Fitri tahun ini dirayakan umat muslim seluruh dunia di tengah pandemi virus corona COVID-19. (Mohamed el-Shahed/AFP)

Kementerian Kesehatan Mesir disebut telah mengalokasikan lebih dari 400 pusat vaksinasi COVID-19 di seluruh penjuru dan mendesak semua warga, terutama orang tua dan populasi dengan riwayat penyakit kronis, untuk mendaftar guna memeroleh suntikan vaksin.

Pemerintah juga telah menyetujui 179 fasilitas baru sebagai tempat penyuntikan vaksin bagi mereka yang bekerja di luar negeri, dan telah mengajukan permintaan vaksinasi COVID.

Rincian lebih lanjut terkait lokasi atau sentra vaksinasi COVID-19 akan dibagikan di situs Kementerian Mesir guna memermudah prosesnya. Termasuk sertifikat vaksin untuk perjalanan juga sedang disiapkan.

Bahkan, Kementerian Kesehatan Mesir akan menyiapkan klinik medis keliling yang akan ditempatkan di depan kantor pos di semua provinsi, untuk memvaksinasi para pensiunan dari tanggal 1 hingga 10 setiap bulannya.

Infografis Perbandingan Vaksin Sinovac dengan Vaksin COVID-19 AstraZeneca

Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca. (Liputan6.com/Trieyasni)

Simak Video Berikut

Lanjutkan Membaca ↓