Rusia Mulai Suntikkan Vaksin COVID-19 pada Hewan Peliharaan

Oleh Benedikta Desideria pada 27 Mei 2021, 20:00 WIB
Diperbarui 27 Mei 2021, 20:00 WIB
Ilustrasi Anak Anjing
Perbesar
Ilustrasi anak anjing (dok. Pixabay.com/3194556)

Liputan6.com, Jakarta Beberapa daerah di Rusia mulai melakukan penyuntikan vaksin COVID-19 untuk hewan peliharaan. Penyuntikkan dilakukan di klinik-klinik hewan seperti disampaikan pengawas hewan Rusia, Rosselkhoznadzor kepada media lokal kemarin. 

Kepala Penasihat Rosselkhoznadzor mengatakan bahwa saat ini memang terjadi peningkatan permintaan vaksinasi COVID-19 pada hewan peliharaan. Terutama permintaan tersebut datang dari pemilik hewan peliharaan yang sering bepergian ke luar negeri dan mereka yang memiliki hewan peliharaan yang sering dibiarkan bebas di luar rumah seperti disampaikan kantor berita RIA.

Sebelumnya, pada Maret tahun ini , Rusia mengumumkan telah mendaftarkan vaksin COVID-19 khusus untuk hewan yang pertama di dunia. Vaksin tersebut bernama Carnivac-Cov. Imunitas yang tercipta usai disuntikkan vaksin Carnivac-Cov sekitar enam bulan seperti dikutip dari BBC.

Beberapa negara, kata Rosselkhoznadzor seperti Uni Eropa, Argentina, Korea Selatan dan Jepang disebut-sebut tertarik pada vaksin tersebut.

 

Ilustrasi gambar SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Corona COVID-19, diisolasi dari seorang pasien di AS. Diperoleh 27 Februari 2020 milik National Institutes of Health yang diambil dengan mikroskop elektron transmisi.(AFP/National Institutes Of Health)
Perbesar
Ilustrasi gambar SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Corona COVID-19, diisolasi dari seorang pasien di AS. Diperoleh 27 Februari 2020 milik National Institutes of Health yang diambil dengan mikroskop elektron transmisi.(AFP/National Institutes Of Health)

Beberapa hewan seperti anjing, kucing, kera, dan cerpelai memang berdasarkan laporan ada yang terinfeksi COVID-19. Pada beberapa kasus cerpelai yang terinfeksi virus SARS-CoV-2 mengalami sakit parah bahkan meninggal.

Meski begitu, hingga saat ini para ilmuwan mengatakan belum ada bukti bahwa hewan memainkan peran penting dalam menyebarkan penyakit COVID-19 ke manusia.

Selain Carnivac-Vak, perusahaan farmasi hewan asal Amerika Serikat, Zoetis juga tengah mengembangkan vaksin COVID-19 untuk hewan.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca

Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca. (Liputan6.com/Trieyasni)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓