Kemenkes: Vaksin COVID-19 Pfizer dan Novavax Tiba di RI pada Juni-Juli

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 19 Mei 2021, 10:00 WIB
Diperbarui 19 Mei 2021, 16:04 WIB
Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech
Perbesar
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyetujui penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech untuk anak-anak dengan batasan usia 12-15 tahun. (AFP/Luis Acosta)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan bahwa Indonesia akan kedatangan vaksin COVID-19 Novavax dan Pfizer di bulan Juni dan Juli 2021.

Hal ini diungkapkan oleh Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes dalam dialog virtual Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional pada Selasa (18/5/2021).

"Nanti di bulan Juni-Juli ada merek vaksin lain yaitu vaksin Novavax dan Pfizer, itu juga akan kita gunakan," kata Nadia yang juga Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes itu.

Nadia pun mengimbau agar masyarakat tidak pilih-pilih apabila sudah saatnya mendapatkan vaksin COVID-19.

"WHO sendiri mengatakan jangan memilih vaksin karena semua vaksin itu sama baiknya," kata Nadia.

"Artinya vaksin yang sudah lolos uji klinis tahap ketiga dan WHO juga sudah me-list sebagai vaksin yang bisa digunakan, ini tentunya sama kualitas, keamanan, dan manfaatnya."

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tak Bisa Penuhi Kebutuhan Hanya dari Satu Jenis

FOTO: Vaksinasi COVID-19 Massal Digelar di DKI Jakarta
Perbesar
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada tenaga kesehatan saat vaksinasi massal di Poltekkes Kemenkes Jakarta 1, Pondok Labu, Jakarta, Minggu (31/1/2021). Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menargetkan vaksinasi 1.000 peserta setiap lokasi penyuntikan. (merdeka.com/Arie Basuki)

Nadia mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan 181 juta target sasaran vaksinasi di Tanah Air, tidak bisa dipenuhi hanya dengan menggunakan satu merek dari satu produsen vaksin saja.

"Karena tidak ada yang punya kapasitas sebesar itu, terutama karena kita harus bersaing dengan negara-negara lain untuk mendapatkan vaksin ini," kata Nadia.

"Sehingga apapun jenis dan merek vaksinnya, kita tahu ini pasti aman, pasti bermanfaat, sehingga tidak ada perbedaan antara tahap satu tahap kedua," ujarnya.

Nadia pun menyebut bahwa semua merek vaksin untuk virus corona yang digunakan di Indonesia adalah sama-sama vaksin COVID-19.

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena semua merek atau jenis vaksin itu sama baiknya," Nadia menegaskan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca

Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca. (Liputan6.com/Trieyasni)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya