6 Kalimat Pembuka Percakapan Kala Lebaran Pengganti Kamu Gendutan ya?

Oleh Aditya Eka Prawira pada 13 Mei 2021, 08:00 WIB
Diperbarui 13 Mei 2021, 08:00 WIB
Lebaran, Pertanyaan
Perbesar
Berhenti bertanya 'Kamu gendutan ya' kepada orang lain yang kita temui saat Lebaran. (Sumber: Instagra/alvinaolivia)

Liputan6.com, Jakarta - Tidak terasa Ramadan pergi meninggalkan kita. Setelah 30 hari berpuasa, kini tiba saatnya seluruh umat Muslim merayakan Idul Fitri.

Idul Fitri atau Lebaran seharusnya menjadi momentum suka cita yang dirayakan bersama-sama. Sayang, 'hari sakral' tersebut tak jarang jadi kurang menyenangkan ketika pertanyaan-pertanyaan yang dianggap nirfaedah berdatangan.

Beberapa pertanyaan nirfaedah yang cukup meresahkan di antaranya 'Kapan kamu nikah?' atau 'Kapan punya anak lagi' atau yang paling sering terlontar dari mulut siapa pun adalah 'Kamu gendutan ya?'.

Kita seringkali tidak sadar ketika melontarkan pertanyaan, yang mungkin menurut kita adalah pertanyaan biasa saja, tapi ternyata tidak bagi orang yang ditanyakan tersebut.

"Diam dan berhenti mengomentari berat badan orang lain," begitu tulis Nutrition Coach and Health Mindset Coaching Certified, Alvina Olivia, dalam sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, @alvinaolivia.

Alvina, mengingatkan, agar kita menyadari bahwa komentar atau pertanyaan seperti itu sama-sama tidak berafedah. Bahkan, perlu disadari bahwa ternyata bisa membuat orang yang kita temui salah tingkah dan terpuruk.

"Dan, terkadang komentar sini dan tidak sehat bisa berefek jangka panjang dan terinternalisasi dengan cara yang mungkin tidak selalu langsung terlihat," Alvina melanjutkan.

Perlu diingat, lanjut Alvina, bentuk badan orang lain adalah 100 persen bukan urusan kita. Sebab, kita tidak pernah tahu cerita hidup orang lain sepenuhnya.

"Anda tidak tahu apa yang telah dialami seseorang dan mengomentari tubuh seseorang atau bagaimana penampilan mereka terlepas dari apa niat Anda, bisa sangat menyakitkan," kata Alvina.

"Jadi, jangan sotoy," Alvina melanjutkan.

Alvina menyadari bahwa penampilan memang hal pertama yang kita lihat sewaktu bertemu seseorang. Akan tetapi tidak perlu sampai keluar pertanyaan-pertanyaan seperti itu juga. 

"Plus, tubuh berubah terus-menerus. Menurunkan dan menambah berat badan adalah proses alami tetapi juga proses pribadi. Sebagai manusia, penampilan kita pasti berubah seiring bertambahnya usia. Dari bayi sampai sekarang berubah kan?," ujarnya.

"Jadi, mengapa kita tidak berhenti terlalu cerewet tentang itu. Masih banyak yang bisa dibahas kok," Alvina melanjutkan.

 

2 dari 3 halaman

Ganti dengan Pertanyaan yang Jauh Lebih Menyenangkan

Ketimbang mengomentari fisik atau penampilan, Alvina memberikan beberapa untuk pembuka percakapan yang tidak ada hubungannya dengan fisik.

1. Lagi nonton apa belakangan di Netflix? Ada yang binge-worthy ngga?

2. Ada hobi baru apa sejak pandemi?

3. Lagi mengerjakan projek apa belakangan ini?

4. Ada ngga hal yang kamu pikir kamu ngga suka, eh ternyata setelah pandemi jadi suka?

5. Lagi enjoy belajar atau baca apa belakangan?

6. Kalau kamu bisa punya hewan peliharaan apa saja, pilih punya apa?

"Ngga susah, kan?," kata Alvina.

"Yuk, pikir dua kali sebelum buka mulut mengomentari penampilan orang lain," Alvina menekankan.

 

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by ALVINA OLIVIA (@alvinaolivia)

3 dari 3 halaman

Simak Video Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓