Stok Vaksin COVID-19 Cukup, Menkes Budi: Kita Mulai Genjot Lagi

Oleh Liputan6.com pada 11 Mei 2021, 03:30 WIB
Diperbarui 11 Mei 2021, 03:30 WIB
Realisasikan Target 1 Juta Vaksin, Ratusan Karyawan Ritel Ikuti Vaksinasi Covid-19
Perbesar
Karyawan ritel mengantre untuk mendapatkan sertifikat vaksin Covid-19 di Lippo Plaza Ekalokasari, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/03/2021). Untuk mendukung Pemerintah merealisasikan target nasional 1 juta vaksinasi per hari, LMI merealisasikan layanan vaksinasi di 74 mal. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Liputan6.com, Jakarta Stok vaksin COVID-19 pada Mei 2021 dipastikan cukup. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pun mengajak kepala daerah untuk kembali menggenjot cakupan vaksinasi COVID-19.

Menkes Budi Gunadi Sadikin lalu berharap jumlah penerima vaksin COVID-19 di Indonesia bisa tembus sebanyak 1 juta orang pada Juni 2021.

“Pesan saya ke seluruh aparat di daerah kita mulai genjot lagi,” kata Budi dalam konferensi pers virtual di YouTube Sekretarias Presiden, Senin (10/5/2021).

“Karena jumlah stok vaksinnya sudah cukup, di bulan Mei, sesudah Lebaran, segera kita genjot lagi vaksinasinya unutk bisa naik. Kalau bisa kita coba menyentuh satu juta per bulan di bulan Juni,” dia melanjutkan.

Tingkat vaksinasi COVID-19 sempat turun pada April lalu karena jumlah stok vaksin yang terbatas. Namun, kini jumlah stok vaksin COVID-19 yang dimiliki Indonesia sudah membaik. 

Hingga kini sudah hampir 22 juta masyarakat Indonesia menerima suntikan vaksin, 13 juta di antaranya baru menerima dosis pertama, sedangkan 8 juta lainnya sudah mendapatkan dosis kedua.

2 dari 4 halaman

Tambahan Vaksin bagi Provinsi Tertentu

FOTO: Puskesmas di Jakarta Mulai Lakukan Vaksinasi Virus Corona COVID-19
Perbesar
Dokter memeriksa kondisi seorang wanita sebelum melakukan vaksinasi virus corona COVID-19 produksi Sinovac di Puskemas Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (14/1/2020). Sejumlah Puskesmas di Jabodetabek mulai melakukan vaksinasi COVID-19 pada hari ini. (merdeka.com/Arie Basuki)

Budi menyebut pihaknya akan memberikan tambahan vaksin bagi provinsi yang sudah maju dalam melakukan vaksinasi.

“Seperti Jakarta, Bali, dan Yogyakarta akan kami berikan vaksin tambahan supaya mereka bisa cepat menyelesaikan vaksinasi,” ujarnya.

Ketiga provinsi tersebut merupakan provinsi yang paling banyak melakukan vaksinasi lansia. Budi pun mengapresiasi pencapaian tersebut dan berharap dapat menjadi motivasi bagi provinsi-provinsi lainnya.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi untuk provinsi-provinsi lain (agar) segera (melakukan) suntik (vaksinasi) lansianya cepat selesai, karena semakin cepat selesai kita semakin lebih cepat untuk membuka vaksinasi bagi masyarakat umum,” tutur Budi.

 

Penulis: Abel Pramudya Nugrahadi

3 dari 4 halaman

Infografis 4 Skema Layanan Vaksinasi COVID-19 Tahap 2

Infografis 4 Skema Layanan Vaksinasi COVID-19 Tahap 2. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 4 Skema Layanan Vaksinasi COVID-19 Tahap 2. (Liputan6.com/Abdillah)
4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Berikut

Lanjutkan Membaca ↓