49 WN India Masuk Indonesia Positif COVID-19, Kemenkes Deteksi Varian Virus Corona

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 06 Mei 2021, 12:59 WIB
Diperbarui 06 Mei 2021, 12:59 WIB
WNA India
Perbesar
Puluhan WNA India dipulangkan ke negara asalnya dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Langkah ini menyusul peningkatan kasus Covid-19 di India. (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia masih mendeteksi varian virus Corona dari sampling spesimen 49 Warga Negara (WN) India yang dinyatakan positif COVID-19 saat masuk Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa 49 orang tersebut dari total 59 kasus positif COVID-19 para pelaku perjalanan, termasuk 10 di antaranya adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang datang dari India.

"Kasus yang kita dapatkan dari pelaku perjalanan dari negara India, seperti diketahui dari periode 28 Desember 2020 sampai dengan 25 April 2021, kita mendapatkan 59 kasus positif COVID-19 dari para pelaku perjalanan dari negara India," kata Nadia dalam keterangan resmi yang diterima Health Liputan6.com, Kamis, 6 Mei 2021.

Dari 59 pelaku perjalanan dari India yang positif COVID-19, lanjut Nadia, 26 di antaranya sudah diambil spesimen untuk pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS), mendeteksi varian virus Corona.

"Kami sampaikan juga pada rentang 10 April 2021 sampai dengan 25 April 2021, kita mendapatkan angka 26 kasus positif COVID-19, yang mana Kasus positif, yakni 24 orang WN India dan 2 orang adalah Warga Negara indonesia," Nadia melanjutkan.

"Jadi, dari 59 kasus, kita ketahui 26 kasus positif COVID-19 ini semuanya sudah diambil spesimennya, yang kemudian akan dilakukan pemeriksaan Whole Genome Sequencing untuk mengetahui apakah varian virus COVID-19, yaitu varian B1617 maupun varian B117 ataupun varian lainnya," katanya.

2 dari 4 halaman

Menunggu Hasil Pemeriksaan WGS Deteksi Varian Virus Corona

FOTO: Polisi dan Tentara Jaga Hotel Tempat Karantina Warga India
Perbesar
Dua wanita berjalan di sekitar Hotel Holiday Inn, Gajah Mada, Jakarta, Minggu (25/4/2021). Satgas Penanganan COVID-19 menyiapkan Hotel Holiday Inn sebagai tempat karantina bagi 141 WNA khususnya asal India yang negatif COVID-19 untuk dipantau 14 hari ke depan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Siti Nadia Tarmizi juga menambahkan, pihaknya melakukan pemeriksaan sampling terhadap para pelaku perjalanan dari India periode kedatangan 28 Desember 2020 sampai 10 April 2021. Pemeriksaan WGS terhadap seluruh 26 positif COVID-19 pun masih menunggu hasil.

"Tentunya, pemeriksaan spesimen juga dilakukan secara sampling untuk kedatangan di antara 28 Desember sampai dengan tanggal 10 April 2021," tambahnya.

"Kita masih menunggu saat ini hasil pemeriksaan dari spesimen-spesimen tadi, baik yang 26 spesimen yang positif maupun spesimen yang menjadi sampel pada periode sebelumnya."

Pada konferensi pers, Selasa, 4 Mei 2021, Nadia menyebut, sebaran kasus varian virus Corona baru di Indonesia, antara lain varian jenis B1617 dari India, ada di Kepulauan Riau 1 kasus, dan DKI Jakarta 1 kasus.

Kemudian ada juga varian B117 asal Inggris yang ada di Sumatera Utara 2 kasus, Sumatera Selatan 1 kasus, Banten 1 kasus, Jawa Barat 5 kasus, Jawa Timur 1 kasus, Bali 1 kasus, Kalimantan Timur 1 kasus. Sementara itu, varian B1351 asal Afrika Selatan ada di Bali 1 kasus.

3 dari 4 halaman

Infografis 3 Varian Virus Corona Paling Menular Lolos ke Indonesia

Infografis 3 Varian Virus Corona Paling Menular Lolos ke Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis 3 Varian Virus Corona Paling Menular Lolos ke Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓