Mutasi Virus Corona dari India dan Afsel Sudah Masuk Indonesia, Menkes Ingatkan Ini

Oleh Benedikta Desideria pada 03 Mei 2021, 15:44 WIB
Diperbarui 03 Mei 2021, 15:44 WIB
Gambar ilustrasi diperoleh pada 27 Februari 2020 dengan izin dari Food and Drug Administration AS menunjukkan Virus Corona COVID-19. (US Food and Drug Administration/AFP)
Perbesar
Gambar ilustrasi diperoleh pada 27 Februari 2020 dengan izin dari Food and Drug Administration AS menunjukkan Virus Corona COVID-19. (US Food and Drug Administration/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ­mengatakan dua varian Virus Corona yang menjadi variant of concern WHO sudah masuk Indonesia. Varian virus Corona asal India dan Afrika Selatan sudah ditemukan di Indonesia.

"Sudah ada mutasi baru yang masuk, yaitu dari India. Ada dua insiden yang kita lihat, dua-duanya di Jakarta," kata Budi saat konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (3/5/2021).

Sementara varian virus Corona yang dari Afrika Selatan sudah terdeteksi ada di Indonesia lewat pintu masuk Bali. Dua varian virus Corona yang sudah masuk ke Indonesia ini masuk kategori variant of concern WHO karena sangat diperhatikan penularannya yang relatif lebih tinggi.

"Ini harus kita jaga mumpung masih sedikit, karena mereka pasti akan segara menyebar karena penularannya relatif lebih tinggi dibanding yang lain," kata Budi.

2 dari 3 halaman

Jangan Lengah Prokes

ilustrasi anak mengenakan masker
Perbesar
Ilustrasi ibu dan anak mengenakan masker | pexels.com/@ketut-subiyanto

Ia pun meminta agar isolasi serta upaya pelacakan kasus semakin diperketat untuk menghadapi varian baru. Budi juga berpesan kepada masyarakat agar tidak mengendorkan protokol kesehatan. 

"Yang paling penting sekali lagi pakai masker, cuci tangan, jaga jarak," katanya.

"Apapun mutasinya, apapun virusnya kalau kita disiplin protokol kesehatan insyaAllah penularan tidak terjadi," pesan Budi.

Mengenai sedikit kenaikan kasus COVID-19 yang terjadi, Budi mengatakan agar masyarakat tidak kendor dan lengah menjalankan protokol kesehatan. Terlebih sudah muncul varian virus Corona yang punya potensi menular lebih cepat.

"Tugas saya sebagai Menkes mengingatkan agar harus selalu waspada. Jangan sampai lengah, jangan terburu-buru kendorkan protokol kesehatan," katanya. 

3 dari 3 halaman

Infografis Varian Baru Virus Covid-19 Lebih Mematikan?

Infografis Varian Baru Virus Covid-19 Lebih Mematikan? (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Varian Baru Virus Covid-19 Lebih Mematikan? (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓