Pekan Imunisasi Dunia di Tengah Pandemi, Pastikan Anak-Anak Diimunisasi Lengkap

Oleh Liputan6.com pada 28 Apr 2021, 13:00 WIB
Diperbarui 28 Apr 2021, 13:00 WIB
FOTO: Berikan Imunisasi, Bidan di Tangerang Kenakan APD Lengkap
Perbesar
Bidan mengenakan alat pelindung diri (APD) saat melakukan imunisasi kepada bayi di Puskesmas Karawaci Baru, Tangerang, Banten, Rabu (13/5/2020). Pelayanan imunisai sesuai jadwal ini diberikan kepada bayi untuk menambah kekebalan imun tubuh. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Dalam Pekan Imunisasi Dunia 2021, Juru Bicara Pemerintah dr Reisa Broto Asmoro mengingatkan agar anak-anak mendapakan imunisasi lengkap. Hal ini ia sampaikan dalam konferensi pers virtual pada Senin (26/4/2021).

“Tetap imunisasi anak-anak kita di masa pandemi. Pastikan mereka lengkapi jadwal imunisasi dan pastikan mereka bisa mencapai cita-cita mereka dalam kondisi sehat walafiat, segar jasmani dan rohani, dan lebih cemerlang berprestasi pascapandemi nanti.

Reisa mengungkapkan, dengan memastikan anak-anak diimunisasi sama dengan menekan kemungkinan penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi sehingga tidak menjadi wabah. Bahkan, juga membantu memastikan penyakit tersebut dapat musnah.

2 dari 4 halaman

Vaksin Bikin Lebih Dekat dengan Sehat

Mengapa vaksinasi menjadi penting? Yuk kita ulas cakupan imunisasi anak di kala pandemi.
Perbesar
Mengapa vaksinasi menjadi penting? Yuk kita ulas cakupan imunisasi anak di kala pandemi./ Foto: unsplash - diana polekhina

Pekan Imunisasi Dunia 2021 mengangkat tema “Vaksin Membawa Kita Lebih Dekat”. Menurut Reisa, vaksin dapat membuat orang-orang menjadi lebih dekat menuju sehat.

“Kita bisa berjumpa, bercengkrama bersama, dan produktif bersama, karena kita sehat. yang sebagian dimungkinkan karena kita pernah diimunisasi,” ungkapnya.

Reisa juga mengingatkan bahwa vaksinasi dalam bulan Ramadan tidak membatalkan puasa. Menteri Kesehatan pun sudah mengingatkan semua pengelola program vaksinasi COVID-19 di Indonesia bahwa vaksinasi bagi lansia tetap terus berjalan. 

“Bagi lansia yang masih ragu karena menderita penyakit komorbid, silakan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter akan memberikan tips khusus bagaimana tetap mengendalikan penyakit penyertanya sehingga dapat lolos screening pemeriksaan kesehatan sebelum divaksinasi,” kata Reisa.

Namun, penerimaan vaksin COVID-19 tidak berarti menghentikan pengobatan rutin, sehingga mengonsumsi obat yang telah disarankan dokter tetap perlu dilakukan.

 

Penulis: Abel Pramudya Nugrahadi

3 dari 4 halaman

Infografis 9 Panduan Imunisasi Anak Saat Pandemi Covid-19

Infografis 9 Panduan Imunisasi Anak Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis 9 Panduan Imunisasi Anak Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Berikut

Lanjutkan Membaca ↓