12 dari 127 WN India yang Masuk ke Indonesia Positif COVID-19

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 23 Apr 2021, 14:32 WIB
Diperbarui 23 Apr 2021, 17:36 WIB
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin
Perbesar
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin soal warga negara asing dari India yang masuk Indonesia dan positif COVID-19 (Dok Kementerian Kesehatan RI)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, dari 127 Warga Negara (WN) India yang masuk ke Indonesia, ada 12 orang positif COVID-19. Seluruh warga negara tersebut sudah dilakukan tes COVID-19.

"Dari 127 WN India yang dilakukan tes COVID-19 sudah semua. Sampai saat ini, sudah 12 penumpang di antaranya positif COVID-19," kata Budi saat Media Gathering Perkembangan Perekonomian Terkini dan Kebijakan PC-PEN pada Jumat, 23 April 2021.

Tindak lanjut selanjutnya, Kementerian Kesehatan juga melakukan genom sequencing untuk mendeteksi varian virus Corona yang kemungkinan dibawa oleh 12 WN India yang positif COVID-19.

Hal ini mengingat lonjakan COVID-19 di India sedang terjadi dan potensi varian virus Corona baru bisa saja ada.

"Dan 12 penumpang itu, kami lakukan genom sequencing, cuma hasilnya belum keluar," imbuh Budi Gunadi Sadikin.

Sebelumnya, seperti disampaikan Kasubdit Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI dr Benget Saragih, M.Epid mengatakan, sejumlah 127 warga negara asing (WNA) asal India masuk ke Indonesia, Rabu (21/4/2021) petang melalui bandar udara Soekarno-Hatta.

Diketahui para warga negara India itu datang menumpang pesawat charter dengan penerbangan langsung dari Hindustan.

"Penumpangnya sebanyak 132 orang, 127 itu adalah WNA India. Nah, (yang) 5 warga negara Indonesia," tutur Benget saat dihubungi oleh Liputan6.com, Kamis, 22 April 2021.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Pentingnya Pemeriksaan Genom Deteksi Varian Virus Corona

FOTO: Layanan Transportasi Dibuka, Bandara Soetta Terpantau Belum Normal
Perbesar
Suasana sepi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (11/5/2020). Beberapa maskapai mulai membuka layanan penerbangan setelah Kementerian Perhubungan kembali membuka izin layanan transportasi umum pada Kamis lalu. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Tjandra Yoga Aditama menegaskan, perlu pemeriksaan genom ini penting untuk mendeteksi varian virus Corona.

Pemeriksaan tersebut dinilai penting terlebih lagi warga negara yang datang dari negara yang tengah mengalami lonjakan COVID-19, seperti India. Hal ini mendeteksi kemungkinan varian virus Corona baru.

"Memang harus dilakukan pemeriksaan whole genome sequencing pada mereka-mereka yang dicurigai," jelas Tjandra saat dihubungi Health Liputan6.com melalui pesan singkat pada Jumat, 23 April 2021.

"Misalnya, sekarang sakit COVID-19, padahal baru datang dari negara-negara yang melaporkan peningkatan kasus yang mungkin berhubungan dengan mutasi baru."

Peningkatan jumlah pemeriksaan whole genome sequencing menjadi kunci utama identifikasi kemungkinan varian dan mutasi virus Corona baru yang mungkin ada di Indonesia.

3 dari 4 halaman

Infografis 5 Cara Cegah Covid-19 Saat Berolahraga di Gym

Infografis 5 Cara Cegah Covid-19 Saat Berolahraga di Gym. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 5 Cara Cegah Covid-19 Saat Berolahraga di Gym. (Liputan6.com/Abdillah)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓