Hari Kartini, Doni Monardo Ucapkan Terima Kasih kepada Para Ibu dari Pulau Simeulue

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 21 Apr 2021, 12:00 WIB
Diperbarui 27 Apr 2021, 14:17 WIB
Doni Monardo
Perbesar
Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo memberi arahan Rapat Kerja Penanganan COVID-19 dan Pemulangan PMI/WNI di Batam, Kepri, Senin (19/4/2021). (Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Liputan6.com, Sinabang - - Memperingati Hari Kartini yang jatuh 21 April, Kepala Badan Nasional Penanggulangaan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengucapkan terima kasih kepada para ibu. Ucapan tersebut disampaikan Doni langsung dari Sinabang, Aceh. Sinabang merupakan kota yang berada di Pulau Simeulue.

"Selamat merayakan Hari Kartini, kita harus menyampaikan ucapan terima kasih kepada perempuan Indonesia, khususnya para ibu yang telah berjuang patuh pada protokol kesehatan," ucap Doni melalui kiriman video yang diterima Health Liputan6.com pada Rabu, 21 April 2021.

"Patuh pada protokol kesehatan adalah bagian dari menyelamatkan kita semua. Sayangi diri kita, sayangi keluarga kita, sayangi bangsa kita."

Dalam penanganan COVID-19, sosok ibu juga turut andil mendukung sosialisasi protokol kesehatan. Doni juga menyebut, Para ibu lebih disegani. Cukup dengan ajakan atau imbauan dari para ibu, masyarakat yang tadinya enggan pakai masker, menjadi patuh pakai masker.

"Untuk sosialisasi protokol kesehatan, kami juga kerjasama dengan komponen-komponen masyarakat, salah satunya di kelurahan," ujar Doni Monardo saat sesi virtual Seminar Nasional XVII PERSI dan Seminar Tahunan XIV Patient Safety pada Oktober 2020.

"Saya melihat justru ibu-ibu lebih dihargai, malah lebih disegani oleh masyarakat.  Jadi, yang tidak patuh protokol kesehatan, hanya dengan ajakan dan imbauan dari ibu-ibu bisa patuh."

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Para Ibu Bisa Gerakkan Masyarakat Patuh Protokol Kesehatan

Kreasi Masker Rajut dari Rumah Kreatif Rajut di Masa Pandemi Covid-19
Perbesar
Seorang ibu dari komunitas Rumah Kreatif Rajut menunjukkan masker rajut di Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (02/11/2020). Komunitas yang berdiri sejak tahun 2018 ini mampu memproduksi 20 masker per hari dengan desain atau model sesuai pesanan. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Lebih lanjut, Doni Monardo menceritakan, cara ibu-ibu sosialisasi protokol kesehatan. Pernyataan para ibu ini dapat menggerakkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

"Kalau ada masyarakat yang tidak berkenan pakai masker, misalnya, ibu-ibunya cuma bilang begini, Ya udah kalau enggak mau (pakai masker), nanti bisa menjadi penghuni baru Pondok Ranggon. Pondok Ranggon adalah tempat pemakaman bagi pasien COVID-19," tuturnya.

"Dengan penjelasan seperti itu, orang langsung takut langsung, sehingga mau menggunakan masker. Selain itu, kami juga kerjasama dengan seluruh unsur TNI, Polri di seluruh provinsi untuk memantau tingkat disiplin protokol kesehatan."

(Selengkapnya: Sosialisasi Protokol Kesehatan, Doni Monardo Sebut Ibu-ibu Lebih Disegani)

3 dari 4 halaman

Infografis Ingat Pesan Ibu

Infografis Ingat Pesan Ibu
Perbesar
Infografis Ingat Pesan Ibu (Liputan6.com/Abdillah)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓