Menkes Budi: Jangan Sampai Program Vaksinasi COVID-19 buat Kita Tak Waspada

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 18 Apr 2021, 13:45 WIB
Diperbarui 18 Apr 2021, 13:47 WIB
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin
Perbesar
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyempatkan berikan arahan pada kegiatan Peningkatan SDM Kader Pembina Rohis TNI AD tahun 2021 di Masjid Istiqlal Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021. (Dok Kementerian Kesehatan RI)

Liputan6.com, Tangerang Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan, jangan sampai program vaksinasi COVID-19 yang sedan berjalan membuat kita tak waspada. Pesan tersebut disampaikan Budi saat menyambut kedatangan vaksin Sinovac tahap ke-8.

Sikap waspada harus tetap ada, terlebih lagi terjadi lonjakan kasus COVID-19 di berbagai negara Eropa, Asia, dan Amerika.

"Saya titip pesan untuk seluruh media, Kepala Daerah, Gubernur, Bupati dan Wali Kota. Kita melihat ada kenaikan lonjakan COVID-19 yang tinggi di negara-negara di Eropa, Asia, khususnya India, Filipina juga," ucap Budi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (18/4/2021).

"Di Papua Nugini juga di negara Amerika Selatan, seperti Chili dan Brasil terjadi kenaikan. Perlu saya ingatkan di sini, jangan sampai program vaksinasi ini membuat kita tidak waspada."

Dalam hal ini juga penularan virus Corona masih ada. Masyarakat diminta patuhi protokol kesehatan.

"Penularan virus Corona masih menular dan ada, Kita harus tetap menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan. Sekali lagi jangan sampai program vaksinasi yang sudah berjalan, program PPKM yang bisa menurunkan kasus, membuat kita menjadi tidak waspada," terang Budi Gunadi.

"Atau membuat kita menjadi tidak hati-hati, karena lonjakan bisa terjadi lagi. Usaha keras kita nanti selama ini jadi sia-sia, karena kita lupa, kurang waspada. Tetap menjalankan protokol kesehatan dan prioritas vaksinasi, terutama para lansia."

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Prioritas Vaksinasi COVID-19 untuk Lansia

FOTO: Layanan Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit di RSUI Depok
Perbesar
Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada lansia secara drive thru di RSUI, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021). Program Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit untuk lansia yang berdomisili di Depok dan sekitarnya ini digelar secara drive thru. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Dalam sebulan ini, Budi Gunadi Sadikin juga berpesan, prioritas vaksinasi COVID-19 diberikan untuk lansia. Terlebih lagi selama bulan Ramadan 2021, ada kemungkinan anggota keluarga ingin bertemu dengan orangtuanya, terutama yang berusia di atas 60 tahun.

"Penting juga diingat bahwa saat Ramadan, kemungkinan banyak keluarga yang ingin bertemu orangtuanya sangat tinggi," pesannya.

"Jadi, tolong dipastikan dalam sebulan ini, prioritas diberikan vaksinasi kepada para lansia. Ya, sehingga mereka yang termasuk senior-senior ini bisa kita lindungi."

Para lansia yang sudah divaksin COVID-19 diharapkan terlindungi dan imunitas menjadi baik. Ini karena lansia merupakan kelompok yang rentan terpapar penularan virus Corona.

"Kalau nanti dikunjungi oleh keluarganya, mereka sudah relatif imunitasnya lebih baik," lanjut Menkes Budi Gunadi.

3 dari 4 halaman

Infografis Waspadai 3 Gejala Khusus Covid-19 pada Lansia

Infografis Waspadai 3 Gejala Khusus Covid-19 pada Lansia. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Waspadai 3 Gejala Khusus Covid-19 pada Lansia. (Liputan6.com/Abdillah)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓