Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Dempet Liver Rampung Lebih Cepat dari Target

Oleh Arie Nugraha pada 08 Apr 2021, 08:01 WIB
Diperbarui 08 Apr 2021, 08:01 WIB
Gambar Ilustrasi Dokter Sedang Melakukan Operasi Caesar
Perbesar
Sumber: Freepik

Liputan6.com, Bandung - - Tim dokter penanganan bayi kembar siam dempet liver Hasna dan Husna di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung merampungkan tindakan operasi pemisahan selama 2,5 jam. Awalnya tim dokter menargetkan waktu operasi pemisahan selama 8 jam untuk bayi asal Kuningan, Jawa Barat tersebut.

Menurut ketua tim dokter penanganan bayi kembar siam dempet liver Hasna dan Husna, Dikki Drajat Kusmayadi Surachman, tindakan operasi pemisahan dilakukan mulai pukul 10.00 - 12.32 WIB. Dikki mengaku tidak ada kendala berarti saat operasi pemisahan karena selain organ liver yang dempet, organ lainnya terpisah di masing - masing bayi.

“Satu bayi yang dianggap stabil setelah tentunya ditutup dulu dengan kassa bersih, kemudian dipindahkan ke kamar sebelah. Kemudian operasi kembali dilakukan masing - masing oleh tim yang sudah ditetapkan. Jadi masing - masing bayi mempunyai tim tersendiri. Sekarang memang masih berlangsung, kebetulan memang sedang dilakukan penutupan dinding dada oleh bedah thorax dan bedah plastik, memisahkan kulit dan membuat pola lagi untuk memperlancar penutupan,” ujar Dikki usai operasi pemisahan, Bandung, Rabu, 7 April 2021.

Dikki mengatakan untuk operasi penutupan kulit bekas pemisahan untuk bayi kembar siam pertama dilakukan selama satu jam. Namun untuk bayi kedua sebut Dikki, masih berjalan karena harus memisahkan kulit dan menutup selaput paru yang terbuka.

 

2 dari 4 halaman

Kondisi Kembar Siam Stabil

Dikki menerangkan kondisi bayi kedua ini memerlukan alat bantu selang pernapasan. Selain itu diperlukan pula penutupan perut dengan pelapis khusus.

“Namanya mess sehingga tidak menimbulkan bekas yang tidak terlalu ketara. Itu kira - kira butuh waktu selama 2 jam. Pukul 17.00 WIB tadi sudah berhasil dirampungkan,” kata Dikki.

Kendala yang ditemui ungkap Dikki adalah pemisahan liver dan selaput jantung. Selaput jantung ini hanya satu untuk satu jantung dan harus dipisahkan. 

Selama operasi kondisi kedua bayi dalam kondisi stabil. Kemungkinan tidak ada lagi operasi lanjutan. (Arie Nugraha)

3 dari 4 halaman

Infografis

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓