5 Tips Kurangi Dampak Konsumsi Makanan Tinggi Kolesterol

Oleh Liputan6.com pada 18 Mar 2021, 08:00 WIB
Diperbarui 18 Mar 2021, 08:00 WIB
Makanan Penurun Kolesterol Tinggi,
Perbesar
Ilustrasi Makanan Penurun Kolesterol Tinggi (Sumber: Pixabay)

Liputan6.com, Jakarta - Makanan tinggi kolesterol kerap dianggap sebagai ‘sumber penyakit’. Kolesterol berlebih akan disimpan di dinding arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung, hipertensi, hingga diabetes. 

Beberapa makanan tinggi kolesterol seperti pizza dan burger mengandung asam lemak jenuh. Sementara keju, telur, dan jeroan mengandung tinggi mikronutrien esensial seperti protein, kalsium, zat besi, dan magnesium

Namun, ada cara yang bisa dilakukan untuk meminimalkan dampak negatif dari mengonsumsi makanan tinggi kolesterol seperti yang dilansir dari Boldsky.

1. Minum air hangat

Minum air hangat memberikan efek positif pada pertumbuhan mikrobiota usus yang berperan penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Pada gilirannya, mikrobiota usus dapat membantu proses pencernaan makanan berkolesterol tanpa mengganggu kesehatan saluran cerna.

2. Minum minuman detoks

Minuman detoks juga bermanfaat untuk membersihkan sistem pencernaan. Minuman ini akan membuang racun, meningkatkan kekebalan, meningkatkan energi, dan tentunya memberikan kesehatan yang lebih baik. Untuk membuatnya, cukup campurkan air dengan lemon dan jahe, atau mentimun dan mint. Bisa juga menggunakan jeruk dan lemon atau apel dan kayu manis.

2 dari 2 halaman

3. Bakar kalori

Kunci Cegah Penyakit Kolesterol Tinggi Selama Isolasi Mandiri di Rumah
Perbesar
©Shutterstock

Usai makan banyak kolesterol dianjurkan untuk berjalan kaki, naik tangga atau aktivitas fisik lainnya yang dapat meningkatkan kinerja perut. Selain membantu pencernaan, hal ini juga dapat membantu mengendalikan berat badan Anda.

4. Konsumsi probiotik

Probiotik adalah organisme hidup yang membantu mendukung bakteri pada usus dan menjaga kesehatan sistem pencernaan. Probiotik secara alami dapat ditemukan pada makanan seperti yoghurt, kefir, dan kimchi. Probiotik dapat dikonsumsi kapan saja terlepas dari waktu makan untuk mendapatkan manfaat positif.

5. Rencanakan makan berikutnya dengan buah dan sayuran

Setelah mengonsumsi makanan tinggi kolesterol, penting untuk kembali makan makanan sehat dengan sayur, buah, polong-polongan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Ini cara terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol dan memperbaiki profil lipid. 

 

Penulis: Abel Pramudya Nugrahadi

Lanjutkan Membaca ↓