3 Tips Bagi Anda yang Terlalu Sering Menatap Layar Komputer

Oleh Liputan6.com pada 27 Feb 2021, 13:00 WIB
Diperbarui 27 Feb 2021, 13:00 WIB
ilustrasi komputer
Perbesar
ilustrasi komputer (Sumber: Unsplash) / Domenico Loia

Liputan6.com, Jakarta - Seorang praktisi yoga, Sima Baldisserri, menyarankan tiga kegiatan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan jika teralalu sering menghabiskan waktu di depan komputer.

Ketiganya dapat mencegah penyakit akibat pengaruh buruk dari perilaku monoton dengan durasi yang lama, seperti bekerja.

Bekerja dengan bantuan komputer memang memudahkan, tetapi menjaga kesehatan juga tak kalah penting. Berikut ini 3 saran praktisi yoga yang dapat diaplikasikan, dilansir dari iamexpat, Sabtu (27/02/2021).

2 dari 6 halaman

Perhatikan Postur Tubuh

Ilustrasi kesehatan punggung/ Pexels
Perbesar
Ilustrasi kesehatan punggung (Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels).

Saat duduk di depan komputer, posisi kaki harus rata dengan lantai, lutut kaki membentuk sudut 90 derajat, juga pinggul dan tulang belakang harus membentuk sudut 90 derajat. Usahan untuk menggunakan kursi yang memiliki sandaran. Posisi lengan bawah harus berada di atas meja dan membentuk sudut 90 derajat antara siku dan bahu. Posisi komputer harus berada di depan tubuh, dengan mata lurus menghadap layar.

Lakukan peregangan sesekali atau berjalan-jalan di sekitar meja kerja. Meletakkan bantal di belakang punggung juga baik untuk menopang tulang belakang lumbal.

3 dari 6 halaman

Mengistirahatkan Mata

Ilustrasi mata sehat/ Pexels
Perbesar
Ilustrasi mata sehat (Foto oleh Aline Viana Prado dari Pexels).

Jika setiap hari Anda melihat layar dari jarak dekat dengan waktu yang dihabiskan rata-rata 8 hingga 10 jam, maka penting untuk memperhatikan kesehatan mata. Menatap layar terlalu lama dapat mengakibatkkan mata merah, lingkaran hitam sekitar mata, sulit fokus, sakit kepala, migrain, penglihatan kabur, dan mata kering.

Tidak hanya itu kemungkinan buruk lainnya adalah Computer Vision Syndrome (sindrom gangguan mata) yang disebabkan karena bekerja dengan komputer telalu lama tanpa istirahat dengan kurangnya pencahayaan. Selain itu, cahaya biru dari layar dan cacat refraksi (miopia-hipermetropia- astigmatisme-presbiopia) yang dianggap ringan, hanya dibiarkan tanpa bantuan kacamata.

Pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari sindrom gangguan mata adalah dengan memeriksa pencahayaan, intensitas cahaya, dan jarak layar dengan mata.

Kelembapan udara di ruangan bekerja juga perlu diperhatikan, baiknya udara tidak terlalu kering atau berangin. Selain itu, dianjurkan untuk sering berkedip dan istirahat setiap 20-30 menit dengan melihat pemandangan di luar jendela, jalan-jalan sebentar, memijat mata lembut, dan minum segelas air.

4 dari 6 halaman

Tanaman dalam Ruangan

Ilustrasi tanaman di dalam ruangan/ Pexels
Perbesar
Ilustrasi tanaman di dalam ruangan (Foto oleh Daria Shevtsova dari Pexels).

Penelitian beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya efek menenangkan dan mengurangi stress karena bekerja dengan cara melihat tanaman. Selain mengurangi stress, melihat tanaman di dalam ruangan juga mampu meningkatkan konsetrasi belajar dan kualitas udara.

 

Penulis: Rissa Sugiarti

 
5 dari 6 halaman

Infografis 4 tips menciptakan sirkulasi udara di ruangan yang dapat mencegah Covid-19

Infografis 4 Tips Ciptakan Sirkulasi Udara di Ruangan Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 4 Tips Ciptakan Sirkulasi Udara di Ruangan Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
6 dari 6 halaman

Simak juga video menarik berikut mengenai cara menjaga kesehatan retina mata

Lanjutkan Membaca ↓