Operasi Bibir Sumbing Gratis, Hadiah dari Perhimpunan Ahli Bedah Plastik Indonesia

Oleh Ade Nasihudin Al Ansori pada 24 Feb 2021, 18:00 WIB
Diperbarui 24 Feb 2021, 18:00 WIB
RS EMC Sentul kembali lakukan bakti sosial berupa operasi hernia dan bibir sumbing pada masyarakat tidak mampu pada Selasa (1/10/2019)
Perbesar
RS EMC Sentul kembali lakukan bakti sosial berupa operasi hernia dan bibir sumbing pada masyarakat tidak mampu pada Selasa (1/10/2019)

Liputan6.com, Jakarta Bedah plastik tidak melulu tentang mempercantik wajah agar terlihat lebih menarik. Melainkan, bedah plastik berakar dari rekonstruksi untuk memperbaiki fungsi bagian tubuh.

Menurut Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik dari D'Elegance Plastic Surgery Clinic, Jakarta, Arif Rahmat Muharram, salah satu kasus yang ditangani oleh para ahli bedah plastik adalah operasi bibir sumbing.

Bagi anak-anak yang lahir dengan bibir sumbing, penanganan tepat sejak dini perlu diberikan agar tidak berpengaruh pada kemampuan komunikasi anak, kata Arif.

Maka dari itu, ia dan rekan sejawat yang bergabung dalam Perhimpunan Ahli Bedah Plastik Indonesia mencanangkan program operasi gratis bagi para bayi yang lahir dengan bibir sumbing dan celah langit-langit mulut.

“Program bibir sumbing gratis ini adalah kerja sama Perhimpunan Ahli Bedah Plastik Indonesia, sistemnya seperti operasi terjun payung jadi kita operasi, lepas jahitan, selesai,” kata Arif kepada Health-Liputan6.com melalui sambungan telepon, Selasa (23/2/2021).

Operasi ini dilakukan di seluruh Indonesia dan setiap orangtua dapat mendaftarkan anaknya ke rumah sakit dengan dokter bedah plastik yang tergabung dalam program ini atau melalui alamat bit.ly/clppusdikkes.

“Semuanya gratis, paling bayar ongkos pulang pergi rumah sakit aja.”

Dalam satu minggu, Arif biasanya menangani 1 sampai 2 anak saja. Namun, dalam program besar 6 bulan sekali biasanya pasien yang datang bisa sampai 40 hingga 50 orang.

2 dari 4 halaman

Durasi Penanganan dan Waktu yang Tepat untuk Operasi Bibir Sumbing

Dalam operasi bibir sumbing, waktu atau durasi yang dibutuhkan Arif untuk satu pasien adalah sekitar 50 menit, jika ditambah dengan proses bius, maka total durasi penanganannya menjadi 1,5 jam.

“Kalau untuk operasi celah langit-langit itu agak lebih lama biasanya 1,5 hingga 2 jam. Yang lebih lama lagi kalau saya harus membetulkan hidung, itu bisa 2 jam-an.”

Sejauh ini, masih banyak orang yang belum tahu atau baca tentang penanganan yang tepat bagi anak dengan bibir sumbing, katanya.

Padahal, penanganan yang tepat untuk operasi anak dengan bibir sumbing adalah pada usia 3 bulan. Di umur 3 bulan, anak perlu mendapatkan operasi bibirnya saja, belum dengan celah langit-langit mulut dan hidung.

“Umur 3 bulan ini dengan syarat beratnya harus 10 pon, kurang lebih 4,6 atau 4,8 kilo. Kemudian, operasi dilanjutkan pada saat anak berumur 10 bulan dengan berat 10 kilo, baru kita operasi langit-langit.”

Operasi lanjutan dilakukan pada usia 2, 4, 6, 9 hingga 15. Di usia 2 anak perlu mendapat operasi celah langit-langit mulut, di usia 4 dilakukan evaluasi kemampuan bicara, usia 6 perbaikan gigi dengan memasang behel, usia 9 pengisian tulang di celah gigi supaya gigi taring dapat tumbuh dengan baik, dan di usia 15 anak memerlukan operasi tulang pipi untuk memperbaiki rahang.

3 dari 4 halaman

Infografis Fenomena Operasi Plastik

Infografis Fenomena Operasi Plastik
Perbesar
Infografis Fenomena Operasi Plastik (Liputan6.com/Triyasni)
4 dari 4 halaman

Simak Video Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓