Satu Juta Kasus COVID-19, Pemerintah Upayakan Alokasi Tempat Tidur Pasien Corona

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 28 Jan 2021, 10:00 WIB
Diperbarui 28 Jan 2021, 10:00 WIB
Muhadjir Effendy
Perbesar
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. (Dok Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy mengungkapkan, salah satu upaya penanganan COVID-19 berupa pengalokasian tempat tidur pasien positif Corona.

Upaya ini sebagai langkah penting seiring Indonesia mencapai angka sejuta kasus COVID-19. Kasus positif COVID-19 di Indonesia pada Selasa, 26 Januari 2021 bertambah 13.094 orang, sehingga total menembus 1.012.350 orang positif Corona.

"Jadi, yang tengah dilakukan pemerintah pusat adalah pengalokasian tempat tidur untuk pasien COVID-19," kata Muhadjir melalui keterangan resmi yang diterima Health Liputan6.com pada Rabu, 27 Januari 2021.

"Selama ini, mayoritas rumah sakit masih belum optimal dalam mengalokasikan tempat tidur dan ruang perawatan untuk pasien COVID-19."

Upaya pengalokasian tempat tidur untuk pasien COVID-19, lanjut Muhadjir sudah diberitahukan dalam surat edaran yang dikirimkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ke rumah sakit.

"Yang sudah dilakukan Pak Menkes (Budi Gunadi Sadikin) itu adalah memberikan edaran ke rumah sakit agar melonggarkan alokasi bed untuk pengidap COVID-19," lanjut Muhadjir.

"Ternyata sebagian besar rumah sakit, termasuk rumah sakit pemerintah baru di bawah 15 persen menyediakan bed untuk pasien COVID-19. Karena itu sudah ada edaran Menkes, tinggal bagaimana ditegakkan."

 

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Kejar Testing COVID-19, Tracing, dan Isolasi

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin
Perbesar
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memberi keterangan pers Indonesia sejuta kasus COVID-19 usai menghadiri rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa, 26 Januari 2021 di Kantor Presiden, Jakarta. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Saat konferensi pers terkait Indonesia menembus sejuta kasus COVID-19, Budi Gunadi menyampaikan, upaya testing, tracing, dan isolasi harus terus dilakukan. Hal itu menjadi tanggungjawab Kemenkes.

Kemenkes memastikan berjalannya program pemeriksaan COVID-19 dari masyarakat yang diduga terkena COVID-19, tracing atau pelacakan kontak erat pasien positif, dan menyiapkan tempat isolasi yang nyaman agar pasien COVID-19 bisa sembuh tanpa menulari orang lain.

"Kami di Kementerian Kesehatan akan bekerja keras, sangat keras, untuk memastikan bahwa program testing, program tracing atau pelacakan, dan isolasi bisa kita lakukan dan eksekusi dengan baik," jelas Budi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (26/1/2021).

"Tujuannya hanya satu, yakni mengurangi laju penularan (virus Corona), Flattening the curve."

3 dari 4 halaman

Infografis Tembus Sejuta, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia

Infografis Tembus Sejuta, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Tembus Sejuta, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓