Jokowi Sebut 3 Kekuatan Indonesia dalam Menjalankan Program Vaksinasi COVID-19

Oleh Ade Nasihudin Al Ansori pada 21 Jan 2021, 13:30 WIB
Diperbarui 21 Jan 2021, 13:30 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Perbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal vaksinasi COVID-19. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) optimis bahwa penyelenggaraan vaksinasi COVID-19 nasional dapat berjalan baik karena Indonesia memiliki kekuatan tersendiri, salah satunya dalam aspek jumlah vaksinator dan fasilitas kesehatan.

“Kita punya kekuatan kurang lebih 30 ribu vaksinator, 10 ribu puskesmas, dan 3 ribu rumah sakit yang bisa kita gerakkan,” ujar Jokowi dalam Webinar CEO Kompas, pada Kamis (21/1/2021).

Jokowi juga menghitung, dari 30 ribu vaksinator setidaknya satu vaksinator dapat melakukan vaksinasi pada 30 orang. Maka dalam satu hari vaksinasi dapat dilakukan pada hampir 1 juta orang.

“Ini angka yang besar sekali, kekuatan kita ada di sini, negara lain nggak punya Puskesmas kita memiliki yang setiap tahun juga melakukan vaksinasi atau imunisasi kepada anak-anak kita.”

Hal-hal tersebutlah yang perlu terus didorong, lanjut Jokowi, juga ketersediaan vaksinnya tidak boleh terlambat.

“Ini makanya sempat saya sebutkan bahwa seharusnya tidak sampai setahun vaksinasi ini bisa kita selesaikan.”

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Simak Video Berikut Ini

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tetap Jalankan Protokol Kesehatan di Masa Vaksinasi

Pria asal Solo ini juga mengimbau seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk tetap saling mengingatkan dalam penerapan protokol kesehatan di tengah masa vaksinasi COVID-19.

“Hal yang tak kalah penting adalah bagaimana memberitahu masyarakat bahwa disiplin protokol kesehatan adalah kunci.”

Semua pihak diharuskan untuk berbicara, mulai dari atasan ke karyawan hingga para pemerintah baik daerah maupun pusat ke masyarakatnya.

“Bapak Ibu (CEO) harus berbicara kepada karyawan-karyawannya, gubernur, bupati/walikota, camat, lurah, RT/RW semua harus berbicara kepada rakyat kita betapa pentingnya disiplin terhadap protokol kesehatan.”

Protokol kesehatan yang disebutkan Jokowi yakni mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, dan memakai masker (3M).

“Kemudian pemerintah pusat, provinsi, kabupaten , kota terus melaksanakan testing, tracing, dan treatment (3T) ini harus terus diperbaiki,” tutupnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Jokowi dan Pemimpin Dunia Disuntik Vaksin COVID-19

Infografis Jokowi dan Pemimpin Dunia Disuntik Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Jokowi dan Pemimpin Dunia Disuntik Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya