Masa Berlaku Hasil PCR dan Rapid Test Antigen dalam Aturan Perjalanan Terbaru

Oleh Benedikta Desideria pada 09 Jan 2021, 11:46 WIB
Diperbarui 09 Jan 2021, 11:46 WIB
Rapid test antigen Covid-19 di Rest Area KM 34 Babakan Madang, Kabupaten Bogor
Perbesar
Rapid test antigen Covid-19 di Rest Area KM 34 Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (24/12/2020). (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Liputan6.com, Jakarta Kasus COVID-19 yang sedang tinggi membuat pemerintah memperketat aturan pembatasan perjalanan dalam negeri. Ketentuan perjalanan orang dalam negeri ini berlaku 9 - 25 Januari 2021.

Pengetatan dan perpanjangan aturan pembatasan perjalanan bertujuan untuk mencegah dan memutus rantai penularan COVID-19 yang berpotensi meningkat akibat perpindahan orang dari satu tempat ke tempat lain.

"Peraturan ini berlaku bagi seluruh pengguna moda transportasi pribadi maupun umu, baik melalui udara, perkeretaapian, darat, maupun laut," kata Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo dalam rilis yang diterima Liputan6.com.

Berikut aturan protokol kesehatan dalam perjalanan dalam negeri yang berlaku 9-25 Januari 2021:

Pertama, setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan hindari kerumunan, dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer.

Kedua, pengetatan protokol kesehatan sepanjang perjalanan yang perlu dilakukan berupa penggunaan masker wajib secara benar menutupi hidung dan mulut dengan jenis masker kain 3 lapis atau masker medis.

Tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan dengan moda transportasi umum.

Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, kecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat untuk keselamatan dan kesehatannya.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Masa Berlaku Hasil PCR dan Rapid Test Antigen

Seribuan Penumpang Kereta Rapid Test di Stasiun Gambir
Perbesar
Calon penumpang kereta menunggu untuk mengikuti rapid test antigen di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Penumpang diharuskan untuk menunjukkan hasil rapid test antigen atau tes PCR yang negatif selambat-lambatnya 3 hari sebelum tanggal keberangkatan. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Ketiga, pelaku perjalanan dalam negeri harus mengikuti sejumlah ketentuan:

a. Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang dengan kendaraan pribadi maupun umum bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku.

b. Untuk perjalanan ke Pulau Bali, pelaku perjalanan dengan moda transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR paling lama 3 x 24 jam atau rapid test antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Sementara untuk pengguna moda transportasi darat atau laut, baik pribadi maupun umum, wajib menunjukkan keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR atau nonreaktif rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan

c. Untuk perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam pulau Jawa (antar Provinsi/Kab/Kota), pelaku perjalanan dengan moda transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR paling lama 3 x 24 jam atau rapid test antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Sementara untuk pengguna moda transportasi laut dan kereta api antarkota wajib menunjukkan keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR atau nonreaktif rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan

d. Untuk perjalanan ke daerah lainnya, pelaku perjalanan dengan moda transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR paling lama 3 x 24 jam atau rapid test antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Sementara untuk pengguna moda transportasi laut, wajib menunjukkan keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR atau rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatannya.

Untuk pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat pribadi menuju ke daerah di dalam maupun luar Pulau Jawa diimbau melakukan rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Tes acak rapid test antigen akan dilakukan oleh Satgas Covid-19 Daerah bagi pelaku perjalanan dengan moda transportasi umum darat apabila diperlukan. Pengisian e-HAC Indonesia bersifat wajib bagi pelaku perjalanan dengan seluruh moda transportasi umum maupun pribadi, terkecuali bagi moda transportasi kereta api.

e. Bagi siapapun yang memalsukan keterangan hasil rapid tes antigen maupun RT-PCR yang akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundangan

 

 

3 dari 4 halaman

Infografis

Infografis Perbedaan Rapid Test Antibodi, Rapid Test Antigen, Swab PCR Test
Perbesar
Infografis Perbedaan Rapid Test Antibodi, Rapid Test Antigen, Swab PCR Test (Liputan6.com/Abdillah)
4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut

Lanjutkan Membaca ↓