Keterisian Tempat Tidur ICU RS Rujukan COVID-19 Jakarta Turun 11,77 Persen

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 12 Okt 2020, 16:48 WIB
Diperbarui 12 Okt 2020, 17:01 WIB
Kesiapan RS Pertamina Jaya
Perbesar
Tim dokter menutup ruang ICU RS Pertamina Jaya, Jakarta, Senin (6/4/2020). Secara keseluruhan RSPJ memiliki kapasitas 160 tempat tidur dengan 65 kamar isolasi dengan negative pressure untuk merawat pasien yang positif Corona. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyampaikan, keterisian tempat tidur ruang ICU RS Rujukan COVID-19 di Jakarta menurun sampai 11,77 persen. Kini, ketersediaan tempat tidur ICU 70,52 persen.

"Ketersediaan ICU sendiri sampai 11 Oktober 2020, yang semula posisinya pada 13 September 2020 hampir 83 persen atau tepatnya 82,99 persen, sekarang sudah berada pada posisi 70,52 persen," ujar Doni saat dialog di Media Center COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (12/10/2020).

"Ada pengurangan tempat tidur ICU sebesar 11,77 persen. Ini sebuah angka yang sangat besar (penurunannya)."

Doni melanjutkan, masyarakat yang dirawat di ruang ICU dapat pulih. Gejala yang dialami pun tidak menuju sedang atau berat.

"Kita harapkan dengan kesadaran yang tinggi, masyarakat bisa pulih dalam kondisi awal. Jangan sampai dalam kondisi gejala ringan, menuju ke sedang dan berat. Diharapkan pada posisi gejala COVID-19 ringan sudah bisa langsung diketahui, sehingga bisa dilakukan langkah-langkah pengobatan yang tepat," lanjutnya.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Dukungan Pemerintah Pusat

Mengintip Kesiapan RS Darurat COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran
Perbesar
Petugas menyiapkan perlengkapan ruang isolasi Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2019). RS Darurat Penanganan COVID-19 dilengkapi dengan ruang isolasi, laboratorium, radiologi, dan ICU. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Laporan soal keterisian tempat tidur ICU di RS Rujukan COVID-19 di Jakarta merupakan salah satu diskusi Doni dengan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan. Bahwa keterisian tempat tidur juga didukung pemerintah pusat.

"Pada tanggal 23 Juli 2020, saya sudah bertemu dengan Bapak Gubernur DKI Anies Baswedan atas saran dari Bapak Presiden Joko Widodo, yang mengingatkan terjadi potensi pelonjakan kasus. Waktu itu, Pak Presiden sudah mempertimbangkan bahwa ke depan kasus COVID-19 akan semakin meningkat," Doni menuturkan.

"Hasil diskusi kami (dengan Anies) adalah bagaimana pemerintah pusat bisa mendukung kesiapan ruang ICU di wilayah Jakarta. Jumlah tempat tidur ruang ICU awalnya kurang dari 600, dalam waktu yang tidak lama, Bapak Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bersama dengan para pimpinan lain mendukung untuk penambahan sejumlah ICU yang ada di rumah sakit rujukan di Jakarta."

Sekarang, ketersediaan tempat tidur ICU RS Rujukan COVID-19 di Jakarta sudah mendekati 800.

3 dari 4 halaman

Infografis RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Hampir Penuh

Infografis RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Hampir Penuh. (Liputan6.com/Triyasni)
Perbesar
Infografis RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Hampir Penuh. (Liputan6.com/Triyasni)
4 dari 4 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓