Persentase Ketersediaan Tempat Tidur Isolasi dan ICU RS Rujukan COVID-19 Jakarta

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 10 Sep 2020, 21:48 WIB
Diperbarui 14 Sep 2020, 14:09 WIB
FOTO: Stadion Patriot Disulap Jadi Ruang Isolasi Tambahan COVID-19
Perbesar
Petugas medis menyiapkan ruang isolasi tambahan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/9/2020). Hingga Selasa 8 September 2020, menurut data corona.bekasikota.go.id di Bekasi terdapat 1.115 kasus konfirmasi positif. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat persentase data ketersediaan tempat tidur isolasi dan Intensive Care Unit (ICU) di Rumah Sakit Rujukan COVID-19 Jakarta. Total RS Rujukan COVID-19 di Jakarta berjumlah 67 rumah sakit.

"Perlu kami sampaikan, kondisi ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU yang ada di DKI Jakarta pada 8 September 2020," papar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito saat konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

"Sebanyak 7 dari 67 (10,5 persen) ICU dan isolasi RS Rujukan COVID-19 ini penuh terisi 100 persen. 46 dari 67 (68,6 persen) ICU dan isolasi terisi di atas 60 persen. Kemudian 14 dari 67 (20,9 persen) ICU dan isolasi terisi di bawah 60 persen."

Wiku melanjutkan, RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta juga memiliki kamar-kamar untuk perawatan, terutama perawatan pasien COVID-19 dengan kondisi sedang dan ringan.

"Jumlah kamar yang ada pada saat ini di sana adalah 2.700 tempat tidur dan terisi 1.600. Jadi, masih ada 1.100 tempat tidur untuk perawatan pasien dengan status sedang dan ringan," lanjutnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kamar Isolasi Mandiri di Wisma Atlet

Mural Dukungan untuk Tim Medis Covid-19
Perbesar
Mural dukungan untuk tim medis Covid-19 di kawasan Sunter, Jakarta, Rabu (27/5/2020). Mural bergambarkan sosok tim medis dan ungkapan doa ini berada di seberang RS Darurat Wisma Atlet yang dibuat oleh Karang Taruna Kelurahan Sunter Jaya. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Fasilitas di Wisma Atlet juga dilengkapi dengan adanya pemanfaatan dua tower untuk isolasi mandiri pasien COVID-19. Upaya ini sebagai bentuk menyediakan tempat isolasi mandiri yang mumpuni.

"Pemerintah menyediakan fasilitas isolasi mandiri dengan kapasitas total 4.800 kamar yang terdiri dari dua tower, yaitu tower 4 dan 5," tambah Wiku.

"Kedua tower ini menampung masyarakat yang menderita COVID-19, khususnya Orang Tanpa Gejala (OTG/kasus suspek) yang tidak bisa melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing."

Agar bisa melakukan isolasi mandiri di Wisma Atlet, individu yang bersangkutan harus menyertakan surat rekomendasi dari puskesmas atau kelurahan setempat.

"Nanti dia bisa dirawat isolasi mandiri di flat Wisma Atlet Kemayoran," ujar Wiku.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓