Menteri PPPA Ingatkan Pengasuhan Anak Bukan Hanya Tanggung Jawab Ibu

Oleh Benedikta Desideria pada 23 Jul 2020, 07:00 WIB
Diperbarui 23 Jul 2020, 07:00 WIB
Keluarga
Perbesar
Ilustrasi/copyright shutterstock

Liputan6.com, Jakarta Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh setiap 23 Juli jadi momen pengingat bahwa pengasuhan anak bukan hanya tugas perempuan alias ibu. Hal ini disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga.

"Pengasuhan anak adalah tugas bersama orang tua, perempuan dan laki-laki," kata Bintang dalam konferensi pers virtual jelang HAN 2020 pada Rabu (22/7/2020) seperti dikutip Antara.

Persepsi yang salah bila menganggap pengasuhan anak merupakan kodrat perempuan. Bintang menekankan bahwa kodrat perempuan adalah hamil, melahirkan dan menyusui. Maka dari itu, pengasuhan anak menjadi tugas, tanggung jawab, dan kerja bersama orangtua.

"Memang berbicara tentang anak tidak bisa lepas dari peran ibu. Namun pengasuhan anak bersama antara ibu dan ayah tidak hanya akan melahirkan anak-anak yang pandai, tetapi juga berkualitas, berkarakter, dan sehat mental spiritual," tuturnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kekerasan Rentan Terjadi pada Anak Selama Pandemi COVID-19

Dalam konferensi pers ini, Bintang juga menyorot mengenai kekerasan yang terjadi di rumah pada anak selama pandemi COVID-19.

Pengasuhan yang baik dan aman di tengah pandemi COVID-19, kata Bintang, semakin berat. Tak jarang anak menjadi korban kekerasan di rumah oleh orangtuanya.

"Dalam masa pandemi, anak rentan menjadi korban kekerasan karena orangtua memiliki beban ganda dalam mendidik, mendampingin, dan ikut menemani anak sekaligus tetap bekerja," kata Bintang.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan juga video berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya