Tes COVID-19 Pada Anak Pengidap Kanker, Ini yang Perlu Diperhatikan

Oleh Ade Nasihudin Al Ansori pada 19 Jul 2020, 08:00 WIB
Diperbarui 19 Jul 2020, 08:00 WIB
FOTO: 200 Warga Ikuti Swab Test Gratis di Tangerang Selatan
Perbesar
Petugas Puskesmas melakukan swab test terhadap warga di Balai RW 20, Villa Dago, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (17/7/2020). Swab test gratis yang dilakukan seiring meningkatnya kasus COVID-19 tersebut diikuti 200 warga dari beberapa RW di Benda Baru. (merdeka.com/Dwi Narwoko)

Liputan6.com, Jakarta Dokter spesialis anak Haridini Intan Setiawati Mahdi menjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membawa anak yang mengidap kanker untuk melakukan tes usap (swab test) atau tes cepat (rapid test).

Menurutnya, memastikan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) adalah hal yang sangat penting sebelum membawa anak ke rumah sakit baik untuk tujuan tes maupun kemoterapi. Mengingat, anak dengan kanker memiliki daya tahan tubuh yang lemah.

“Kita bisa saja sehat tapi tanpa disadari membawa virus atau bakteri di luar COVID-19. Jangan lupa saat hendak mengurus anak usahakan ganti baju, mandi, atau cuci tangan,” ujarnya dalam webminar Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), Sabtu (18/7/2020).

Terkait tatalaksana tes COVID-19 pada anak dengan kanker sebetulnya tidak ada yang khusus, ujarnya. Namun, ia menyarankan untuk memastikan anak tidak makan atau minum satu jam sebelum tes usap.

“Usahakan satu jam sebelum tes usap jangan makan atau minum. Takutnya anak mual kemudian muntah. Keberhasilan tes usap harus didukung pasien yang kooperatif, harus ada kemauan sendiri dari pasiennya.”

“Kalau pasien tidak kooperatif atau muntah saat tes maka sampel tidak akan didapatkan dan tes pun gagal,” tambahnya.

2 dari 3 halaman

Tidak Menimbulkan Efek Samping

Hardini mengimbau para orangtua yang memiliki anak dengan penyakit kanker untuk tidak khawatir melakukan tes COVID-19 karena tes ini tidak akan menimbulkan komplikasi.

“Harusnya tidak ada komplikasi karena swab ini dilakukan dengan alat yang ujungnya benar-benar lembut. Jadi tidak ada yang selesai swab jadi mimisan.”

Menurutnya, rasa tidak nyaman saat pengambilan sampel dengan tes usap memang ada namun hal tersebut tidak akan membahayakan anak.

“Memang betul itu ada rasa tidak nyaman tapi bukan berarti ada efek samping dari pengambilan sampel baik dari mulut maupun hidung.”

3 dari 3 halaman

Simak Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓