Tak Terima Perilakunya Direkam, Wanita Ini Sengaja Batuk di Muka Pasien Kanker

Oleh Ade Nasihudin Al Ansori pada 04 Jul 2020, 06:00 WIB
Diperbarui 04 Jul 2020, 06:00 WIB
Ilustrasi Batuk
Perbesar
Ilustrasi batuk/credit @pixabay/mohamed_hassan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang wanita Florida tertangkap kamera sengaja batuk di hadapan pasien kanker di sebuah toko. Video tersebut kini viral mengingat krisis COVID-19 masih tinggi di negara tersebut.

Dalam video terlihat wanita paruh baya terlihat marah dan mengacungkan jari tengah ke arah kamera sesaat setelah mengetahui dirinya direkam.

"Bagaimana dengan itu, saya pikir saya akan sangat dekat dengan Anda dan batuk pada Anda," kata penyerang, yang diidentifikasi oleh polisi sebagai Debra Hunter, menurut First Coast News. Kemudian ia benar-benar mendekat dan sengaja batuk di hadapan perekam.

Pembeli yang terkejut di dalam toko dapat terdengar mengatakan "tidak" dan "tidak mungkin" saat pertemuan yang mengganggu itu berlangsung.

Saat Hunter menuju ke pintu keluar dari toko, dia menyalak, “Kamu beruntung aku tidak menendangmu,” menurut rekaman.

Video itu diposting ke Facebook minggu lalu oleh korban yang diketahui bernama Sprague yang sejak itu mengajukan laporan polisi atas kejadian tersebut, New York Post melaporkan.

2 dari 3 halaman

Awal Kejadian

Sprague mengatakan, dia adalah seorang ibu dari 10 anak dan seorang pasien tumor otak. Awalnya, dia memperhatikan sepasang anak yang berkeliaran tanpa penjagaan orangtua di sekitar toko sebelum insiden itu terjadi.

Ia melihat bahwa mereka adalah anak dari seorang wanita yang sedang marah-marah kepada staf toko karena masalah pengembalian barang.

"Dia berteriak, bersumpah, menghina, dan mengancam staf ketika dia menuntut pengembalian barang," kata Sprague tentang wanita yang terbatuk itu.

Sprague mencatat bahwa staf toko tidak dapat memproses pengembalian, jadi "dia terus marah, sementara anak laki-lakinya yang malang menggeliat dan meminta untuk diantar ke kamar mandi.”

“Ketika dia memposisikan dirinya sehingga para pegawai tidak dapat keluar dari area checkout dan berteriak keras bahwa dia akan tinggal di sana, sampai semua pelanggan mereka pergi, aku berdiri di kejauhan, mengeluarkan ponselku dan tanpa kata mulai merekam kelakuannya.”

Ia tidak berbicara, bereaksi, atau terlibat dalam perseteruan itu. Ia hanya berdiri untuk mendokumentasikan perilaku tersebut. Sampai akhirnya, Hunter menghampiri dan sengaja terbatuk di hadapannya.

Setelah kejadian tersebut Sprague memutuskan untuk melakukan pemeriksaan COVID-19. Namun, perilaku Hunter belum ditindak polisi karena tidak menyebabkan cedera.

3 dari 3 halaman

Simak Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓