7 Tips Dokter Reisa Cegah COVID-19 di Transportasi Umum

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 03 Jul 2020, 07:00 WIB
Diperbarui 03 Jul 2020, 07:00 WIB
Reisa Broto Asmoro
Perbesar
Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Reisa Broto Asmoro ingatkan ibadah yang aman saat COVID-19 saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (21/6/2020). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Liputan6.com, Jakarta - Transportasi umum dinilai menjadi salah satu tempat berisiko tinggi tertular atau menularkan COVID-19. Maka dari itu, pengguna diminta ikut melakukan protokol kesehatan saat menggunakannya.

Dokter Reisa Broto Asmoro dalam konferensi persnya kemarin sore memberikan beberapa tips agar pengguna transportasi umum tetap bisa terhindari dari COVID-19.

1. Pastikan Tubuh Sehat

Reisa meminta para pengguna transportasi umum untuk memastikan diri bahwa tubuhnya sehat sebelum beraktivitas.

"Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, atau nyeri tenggorokan, atau bahkan sesak napas, tetaplah di rumah," ujarnya, ditulis Kamis (2/7/2020).

2 dari 4 halaman

Opsi Transportasi Berpenumpang Terbatas

Ilustrasi Foto Taksi Online (iStockphoto) ​
Perbesar
Ilustrasi Foto Taksi Online (iStockphoto) ​

2. Gunakan Transportasi Berpenumpang Terbatas

Apabila memerlukan transportasi umum, seseorang disarankan menggunakan moda transportasi dengan penumpang yang terbatas. Berikan informasi kepada pengemudi agar mereka juga bisa melakukan tindakan pencegahan penularan.

3. Gunakan Masker

Reisa mengimbau pengguna transportasi umum menggunakan masker saat perjalanan dan selama berada di moda transportasi

4. Kebersihan Tangan

Menjaga kebersihan tangan dengan sering cuci tangan atau paling tidak menggunakan hand sanitizer

 

3 dari 4 halaman

Menjaga Jarak

KRL Commuter Line
Perbesar
Penumpang berada di rangkaian KRL Commuter Line jurusan Bogor-Jakarta Kota di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat, Senin (25/5/2020). Banyaknya warga yang silaturahmi selama lebaran menyebabkan perjalanan KRL tetap dipadati penumpang, meskipun waktu operasional dibatasi. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

5. Hindari Menyentuh Wajah

Pengguna diminta menghindari area wajah seperti mata, hidung, dan mulut, terutama saat tangan kotor.

6. Jaga Jarak

"Tetap memperhatikan jaga jarak aman, minimal 1 meter dengan orang lain," kata Reisa yang juga tergabung dalam Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Penanganan COVID-19.

7. Apabila Jaga Jarak Tak Dimungkinkan

Reisa mengatakan seringkali di transportasi umum tidak diterapkan jaga jarak fisik. Apabila ini terjadi, pengguna disarankan memakai pelindung wajah atau face shield beserta masker.

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓