Cek Fakta Kesehatan: Gula Merah Lebih Sehat Ketimbang Gula Pasir?

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 22 Jun 2020, 11:03 WIB
Diperbarui 22 Jun 2020, 11:05 WIB
gula merah
Perbesar
Gula merah dianggap lebih sehat dibanding gula pasir, benarkah?

Liputan6.com, Jakarta Gula merah (brown sugar) kerap dianggap lebih sehat dibanding gula pasir. Apalagi tren minuman kekinian pun menambahkan gula merah. Tak ayal, minuman serba brown sugar disukai anak muda.

Certified Nutrition and Wellness Consultant Nutrifood Aldis Ruslialdi menjelaskan, gula merah maupun gula pasir kandungan kalorinya sama.

Setiap satu sendok teh gula pasir dan gula merah mengandung 16 kalori, sedangkan gula merah 15 kalori. Kalori paling tinggi terdapat pada gula batu sebesar 25 kalori.

"Gula merah lebih sehat daripada gula pasir itu mitos ya. Dari sisi kalorinya hampir sama," jelas Aldis saat sesi Training Class Nutrifood beberapa hari lalu, ditulis Senin (22/6/2020).

Dampak dari gula sendiri, lanjut Aldis terkait sindrom metabolik, yang mana terjadi gangguan kesehatan secara bersamaan. Asupan kalori yang tinggi pada jenis gula, seperti gula pasir dan gula merah berisiko diabetes.

"Yang berbahaya di sini ka asupan kalorinya. Jadi, sebenarnya sama aja sih impact-nya, mau gula merah dan gula pasir," lanjut Aldis.

2 dari 4 halaman

Batasi Asupan Gula

Gula Pasir
Perbesar
Batasi asupan gula. (iStockphoto)

Aldis menambahkan, agar aman sebaiknya batasi asupan gula. Hal ini bertujuan agar kadar gula darah tetap stabil.

"Batasi asupan gula maksimal 50 gram atau setara 4 sendok makan gula per hari. Semua jenis gula yang dianggap lebih baik itu mengandung kalori yang hampir sama," ujarnya.

"Tentu saja berbahaya bila dikonsumsi berlebihan, sehingga dapat meningkatkan gula darah dengan cepat."

Berdasarkan data United States Department of Agriculture (USDA) perbandingan kalori gula per satu sendok teh di antaranya, gula pasir 16 kalori, gula batu 25 kalori, gula merah 15 kalori, gula halus 10 kalori, icing sugar 10 kalori, dan gula palma atau gula aren 10 kalori.

3 dari 4 halaman

Gula Rendah Kalori

Gula Pasir
Perbesar
Gula rendah kalori. (iStockphoto)

Untuk mengontrol gula darah, Aldis menyampaikan, Anda bisa mulai mengurangi takaran gula. Apalagi kalau suka makanan dan minuman yang manis.

"Kalau suka ngemil kue manis, sebaiknya ganti dengan ngemil buah-buahan. Selain itu, perbanyak minum air putih," terangnya.

"Pengen mencegah kelebihan gula ya bisa menggantinya dengan gula rendah kalori. Gula rendah kalori juga enggak bikin gigi karies, dan bisa membantu mengendalikan berat badan."

Tak hanya mengurangi konsumsi gula, supaya lebih sehat, Aldis menyarankan, terapkan pola makan seimbang dan olahraga teratur.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓