10 Masalah Kesehatan yang Paling Sering Dihadapi Lansia

Oleh Ade Nasihudin Al Ansori pada 16 Jun 2020, 09:00 WIB
Diperbarui 16 Jun 2020, 09:00 WIB
BKKBN
Perbesar
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyampaikan sosialisasi kerja dari rumah (Work From Home) melalui video conference pada Rabu (18/3/2020) di Kantor BKKBN, Jakarta. (Dok Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional/BKKBN)

Liputan6.com, Jakarta Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyampaikan 10 jenis penyakit atau masalah kesehatan yang paling banyak dialami Lanjut Usia (Lansia).

"Masalah kesehatan yang paling nampak adalah hipertensi," ujar Hasto dalam webminar BKKBN Senin (15/6/2020).

Ia juga menyertakan bagan data terkait masalah kesehatan Lansia yang menunjukkan masalah kesehatan tertinggi adalah hipertensi.

Di peringkat selanjutnya ada masalah kesehatan artritis, stroke, PPOK, Diabetes Melitus, Kanker, Penyakit Jantung Koroner, Batu Ginjal, Gagal Jantung, dan Gagal Ginjal.

2 dari 3 halaman

Setelah Usia 32

Masalah kesehatan tersebut disusun berdasarkan banyaknya jumlah Lansia yang mengidap dimulai dari usia 55 hingga lebih dari 75.

"Sebetulnya sebelum pra Lansia yang diawali pada usia 45 tahun, umur 32 tahun itu adalah puncak dari umur manusia dan setelah usia itu pembuluh darah kita menjadi menyempit dan tulang pun menjadi keropos."

Setelah usia 32 juga akan dimulai proses terjadinya kerusakan sel-sel pada organ-organ tertentu serta kekakuan pembuluh darah pada organ-organ penting, imbuhnya.

 

3 dari 3 halaman

Simak Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓