WHO Ingatkan Gelombang Pertama COVID-19 Belum Berakhir

Oleh Benedikta Desideria pada 28 Mei 2020, 14:00 WIB
Diperbarui 28 Mei 2020, 14:00 WIB
WHO Diminta Bantu Atasi Pemasaran Makanan Anak yang Tak Pantas
Perbesar
WHO

Liputan6.com, Jakarta Direktur Eksekutif World Health Organization(WHO) Mike Ryan menampik bila dunia menghadapi gelombang kedua COVID-19. Ia menyebut bahwa dunia kini masih dalam gelombang pertama menghadapi virus Corona.

"Saat ini, kita tidak berada di gelombang kedua. Saat ini, secara global, kita masih berada di tengah-tengah gelombang pertama virus Corona," kata Ryan seperti dikutip laman CBC, Kamis (28/5/2020).

Di berbagai wilayah dunia memang sudah mengalami penurunan kasus, tapi di beberapa negara seperti di Amerika Tengah dan Amerika Selatan, Asia Sleatan dan Afrika tengah menghadapi kenaikan kasus.

Lebih lanjut, Ryan menyebut kita tidak bisa berasumsi ketika sudah terjadi penurunan kasus lalu terjadi kenaikan kasus lagi sebagai gelombang kedua.

"Kita harus sadar bahwa penyakit ini dapat melonjak kapan saja. Kita tidak dapat berasumsi bahwa hanya karena terjadi penurunan lalu naik lagi sebagai gelombang kedua. Mungkin ini puncak kedua di gelombang ini," kata Ryan seperti mengutip South China Morning Post.

 

2 dari 2 halaman

Cegah Puncak Kedua

 Ryan mengingatkan negara-negara di Eropa dan Amerika Utara untuk tetap waspada terhadap virus Corona demi menekan kehadiran puncak kedua. Diantaranya dengan menempatkan kesehatan masyarakat sebagai yang utama, pengawasan sosial, pengujian, serta strategi komprehensif menghadapi Corona.

"Hal itu perlu dilakukan agar kurva menurun dan tidak langsung menuju puncak kedua menghadapi COVID-19," kata Ryan.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait