Ciputra Hospital Tambah 210 Tempat Tidur di Ruang Isolasi Pasien COVID-19

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 23 Apr 2020, 23:00 WIB
Diperbarui 23 Apr 2020, 23:00 WIB
Ciputra Hospital
Perbesar
Ciputra Hospital menambah 210 tempat tidur di ruang isolasi pasien COVID-19. (Dok Ciputra Group)

Liputan6.com, Jakarta Ciputra Hospital menambah 210 tempat tidur di ruang isolasi pasien COVID-19. Penambahan kapasitas tempat tidur menyasar Ciputra Hospital CitraGarden City Jakarta Barat dan Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang.

Managing Director Grup Ciputra Budiarsa Sastrawinata menyampaikan, korporasi memberikan bantuan berupa penyediaan fasilitas kesehatan COVID-19 pada kedua rumah sakit tersebut. Ada juga bantuan ventilator dan alat pelindung diri (APD).

"Detail bantuannya berupa penambahan sebanyak 210 tempat tidur (bed) untuk ruang isolasi, penyediaan alat ventilator, dan sarana prasarana APD," ujar Budiarsa dalam keterangan resmi yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Kamis (23/4/2020).

"Kami senantiasa menjalankan misi dengan membantu pasien yang memerlukan perawatan, baik COVID-19 maupun pasien penyakit lain."

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tenda Besar sebagai Ruang Isolasi

FOTO: Pemeriksaan Gigi di Tengah Pandemi
Perbesar
drg. Ayusha (kiri) mengenakan alat perlindungan diri (APD) saat memeriksa pasien di salah satu klinik di kawasan Pulo Gadung, Jakarta, Rabu (22/4/2020). Penggunaan APD dilakukan sebagai SOP pemeriksaan gigi saat pandemi serta mengantisipasi penularan COVID-19. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Apabila biasanya ruang isolasi di rumah sakit akan berada dalam satu gedung tertentu, lain halnya di Ciputra Hospital. Ruang isolasi perawatan COVID-19 didirikan dalam sebuah tenda besar di luar gedung, depan rumah sakit.

Di dalam tenda terdapat sejumlah peralatan untuk menangani pasien COVID-19, seperti ventilator. Dalam hal ini, pasien COVID-19 yang dirawat terpisah dari ruangan pasien dengan riwayat penyakit lain. Pemisahan ini agar tidak terjadi penularan COVID-19.

"Adanya pemisahan gedung (dari ruang pasien dengan penyakit lain) untuk menjamin agar tidak terjadi penularan COVID-19,” lanjut Budiarsa.

Berdasarkan data hingga 22 April 2020, kasus positif COVID-19 di Kota Tangerang sebanyak 129 orang, yang mana 89 dalam perawatan, 22 sembuh, dan 18 meninggal. Di Jakarta ada 3.399 positif COVID-19 dengan 1.985 dirawat, 291 sembuh, dan 308 meninggal.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓