Insentif Bagus, tapi APD Jadi Prioritas Tenaga Medis di Garda Depan COVID-19

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 23 Mar 2020, 18:33 WIB
Diperbarui 23 Mar 2020, 18:34 WIB
Ruang Isolasi Pasien Corona di Aceh

Liputan6.com, Jakarta Pemberian insentif bulanan terhadap tenaga medis yang menangani Corona COVID-19 sangat diapresiasi, tapi ada kebutuhan logistik yang menjadi prioritas. Bahwa perlindungan tenaga medis di lapangan berupa alat pelindung diri (APD) harus dicukupi ketersediaannya.

"Saya mengapresiasi insentif untuk tenaga medis. Tapi saya pikir, para tenaga medis di lapangan tidak terlalu banyak memikirkan soal insentif. Yang sangat diprioritaskan bagi teman-teman kami itu tolonglah (pemerintah) dibantu soal kebutuhan APD," jelas Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih saat dihubungi Health Liputan6.com melalui sambungan telepon, Senin (23/3/2020).

"Masih kurang sekali APD meski saya sudah mendengar kabar ya pemerintah mendistribusikan 105.000 APD. Kami berharap banyak bantuan dari semua pihak. APD itu bekal perlindungan untuk tenaga medis."

Wakil Ketua Umum I PB IDI Adib Khumaidi ikut menegaskan, saat ini tenaga medis membutuhkan perlindungan selama menjalani pelayanan, khususnya di garda terdepan yang pertama kali berhubungan langsung dengan pasien.

"Insentif tenaga medis kami apresiasi, tapi perlu ditekankan bukan hanya itu saja. Bagaimana teman-teman tenaga medis terproteksi dengan aman selama menjalankan pelayanan," tegas Adib.

2 dari 4 halaman

Cegah Sumber Penularan

Ruang Isolasi Pasien Corona di Aceh
Petugas medis dengan pakaian pelindung menyiapkan ruang isolasi di sebuah rumah sakit di Banda Aceh, Selasa (3/3/2020). Di Aceh, dua rumah sakit menjadi rujukan pasien virus Corona, yakni Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh dan RSUD Cut Meutia, Aceh Utara. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

APD merupakan alat pelindung yang standar. Namun, permasalahan yang terjadi adalah APD belum cukup memadai di lapangan. Upaya pemenuhan APD juga bukan hanya untuk tenaga medis saja, melainkan kepada pasien.

"Tidak hanya untuk kepentingan dokter pribadi saja. Kaitannya kepada pasien juga. Jangan sampai (tenaga medis) jadi sumber penularan kepada pasien-pasien lain yang dirawatnya. Dengan demikian, tenaga medis harus terproteksi dengan baik," jelas Adib melalui sambungan telepon kepada Health Liputan6.com, Senin (23/3/2020) siang.

Untuk pendistribusian APD perlu diperhatikan. Bahwa APD tersebut diterima oleh para tenaga medis, seperti klinik, puskesmas, dan rumah sakit.

"Yang pasti APD harus didistribusikan dengan baik, terutama tenaga medis di front liner, yakni klinik, puskesmas, dan rumah sakit. Mereka kan bisa termasuk orang yang berkontak pertama kali dengan pasien. Ketika pasien dirujuk, bisa saja pasien yang bersangkutan pada akhirnya suspek atau positif Corona," Adib menekankan.

"Ini yang harus diperhatikan, distribusi APD juga sesuai tempat yang tepat."

 

3 dari 4 halaman

Insentif Bulanan

Jokowi Pastikan RS Darurat Siap Beroperasi
Presiden Joko Widodo merapihkan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Dalam kunjungannya Jokowi memastikan Rumah Sakit Darurat siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool)

Dalam konferensi pers di Wisma Atlet Kemayoran pagi tadi, Presiden Joko Widodo menyatakan, akan ada insentif bulanan kepada tenaga medis, khususnya yang menangani pasien COVID-19 dan bertugas di daerah tanggap darurat Corona.

"Kemarin kami telah rapat dan diputuskan. Sudah dihitung-hitung juga oleh Menteri Keuangan bahwa akan diberikan insentif bulanan kepada tenaga medis. Dokter spesialis akan diberikan Rp15 juta, dokter umum dan gigi akan diberikan Rp10 juta, bidan dan perawat Rp7,5 juta, serta tenaga medis lain akan diberikan Rp5 juta," ujar Jokowi.

"Akan diberikan santunan kematian Rp300 juta. Dan ini hanya berlaku untuk daerah yang menyatakan tanggap darurat COVID-19."

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓