IDI Benarkan Kabar 3 Dokter Meninggal Akibat Terinfeksi Corona COVID-19

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 22 Mar 2020, 12:11 WIB
Diperbarui 22 Mar 2020, 12:11 WIB
RS Persahabatan Jadi  Rujukan Antisipasi Corona
Perbesar
Suasana ruangan isolasi milik Rumah Sakit (RS) Persahabatan di Jakarta Timur, Jumat (31/1/2020). Selain RS Persahabatan, ada dua rumah sakit lain di Jakarta yang dipersiapkan untuk menghadapi kasus virus corona, yakni RSPAD Gatot Soebroto dan RSPI Sulianti Saroso. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Tiga dokter dikabarkan mengembuskan napas terakhir akibat terinfeksi Corona COVID-19. Mereka diduga terinfeksi Corona dari pasien yang dirawatnya. Ketiganya sempat menjalani perawatan di rumah sakit, tapi nyawa mereka tak dapat diselamatkan.

Adapun tiga dokter yang meninggal, yaitu dokter spesialis saraf Hadio Ali Khazatsin, spesialis bedah Djoko Judodjoko, dan spesialis telinga hidung tenggorokan (THT) Adi Mirsa Putra.

Menanggapi kabar beredar dokter yang terinfeksi Corona COVID-19, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih membenarkan hal tersebut.

"Iya, benar, ada tiga dokter yang meninggal. Benar juga nama-nama tiga dokter tersebut," ucap Daeng saat dikonfirmasi Health Liputan6.com melalui pesan singkat, Minggu (22/3/2020).

"Kabar dr Hadio yang saya terima, almarhum meninggal hari ini (22/3/2020) saat subuh. Dokter Djoko dapat berita meninggalnya dua hari lalu (20/3/2020), dr Adi Mirsa kabar meninggalnya kemarin (21/3/2020)."

Dari informasi yang diperoleh, dokter Hadio dan Adi Mirsa sempat mendapat perawatan Corona COVID-19 di RSUP Persahabatan, sedangkan dokter Djoko mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.  

2 dari 2 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓