Jubir COVID-19: Kondisi Menhub Budi Karya Sumadi Bagus

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 17 Mar 2020, 16:14 WIB
Diperbarui 17 Mar 2020, 16:14 WIB
20170108-Menhub Tinjau Proyek LRT Jabodetabek-Jakarta
Perbesar
Menhub Budi Karya Sumadi seusai memantau lokasi pembangunan kereta layang (Light Rail Transit/LRT), rute Cawang-Cibubur di tol Jagorawi Km 13, Jakarta, Minggu (8/1). LRT akan melewati 18 stasiun dengan panjang 42,1 km. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Liputan6.com, Jakarta - Juru bicara pemerintah penanganan virus corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengungkapkan kondisi terbaru dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

"Kondisi sekarang bagus. Kami sudah berkomunikasi dengan dokter yang merawat, mengarah ke arah perbaikan yang signifikan," kata Yuri dalam konferensi persnya di Jakarta pada Selasa (17/3/2020).

Yuri juga mengatakan bahwa mereka telah melakukan tracing dan pemeriksaan pada seluruh menteri dan perangkat lain yang sempat berkontak dengan Menhub.

"Hasil sudah ada, tetapi sekali lagi karena ini adalah general check-up, maka kami tidak akan men-declare hasilnya. Karena hasil tersebut langsung diserahkan pada pejabat yang bersangkutan," ungkapnya.

Sebelumnya, Menhub Budi Karya Sumadi dikabarkan positif COVID-19 dan tengah dirawat di RSPAD Gator Soebroto.

2 dari 3 halaman

172 Kasus Positif

Istana Beberkan Perkembangan Baru Kasus Corona
Perbesar
Juru Bicara Indonesia untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto memberikan keterangan terkait corona di Kantor Presiden, Komplek Istana, Jakarta, Jumat (6/3/2020). 25 orang ini kita lakukan pemeriksaan virus karena tidak seluruhnya kontak dekat tapi event yang sama. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Dalam kesempatan tersebut, Yuri mengatakan bahwa saat ini, sudah ada 172 kasus positif infeksi virus corona di Indonesia.

"Penambahan terbanyak adalah dari provinsi DKI (Jakarta), kemudian dari Jawa Timur, kemudian dari Jawa Tengah, dan juga dari provinsi Kepulauan Riau,"

"Secara umum kondisi yang dirawat sudah membaik dan kemudian beberapa pasien yang sudah kita laporkan di awal sudah ada 9 orang yang dinyatakan sembuh dan bisa pulang," ujarnya. Dia menambahkan, ada beberapa orang lagi yang masih menunggu pemeriksaan kedua dan dinyatakan negatif dalam pemeriksaan pertama.

Sementara itu, pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Indonesia hingga saat ini ada lima orang.

Yuri mengungkapkan bahwa kemungkinan kasus positif masih akan bertambah secara signifikan. Menurutnya hal tersebut dikarenakan adanya penelusuran kontak serta edukasi kepada masyarakat yang semakin gencar.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by