Bantu Informasi dan Klarifikasi Hoaks Virus Corona, Kemenkes Siapkan Dua Nomor Ini

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 31 Jan 2020, 16:58 WIB
Diperbarui 31 Jan 2020, 16:58 WIB
Nenek 87 Tahun Ini Berhasil Sembuh dari Virus Corona
Perbesar
Nenek 87 Tahun Ini Berhasil Sembuh dari Virus Corona (sumber: Mothership SG)

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia membuka nomor telepon apabila masyarakat membutuhkan informasi mengenai Virus Corona.

Endang Budi Hastuti dari Direktorat Surveilans dan Karantina Kemenkes menyatakan bahwa masyarakat bisa menghubungi dua nomor, yaitu 021-5210411 dan 081212123119.

"Ini bekerja 24 jam sehari untuk memberikan informasi kepada masyarakat apabila masyarakat membutuhkan, silahkan mengontak nomor ini. Nanti petugas kesehatan akan membantu menjawab," kata Endang di kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta pada Jumat (31/1/2020).

Kepada Health Liputan6.com, Endang mengatakan bahwa masyarakat juga bisa bertanya mengenai hoaks terkait Virus Corona yang beredar di masyarakat.

"Silakan. Bisa klarifikasi di situ. Bisa ke nomor itu," kata Endang.

Selain itu, Endang mengatakan bahwa Kemenkes juga secara rutin memberikan informasi terkait virus corona di beberapa media sosial. "Sekarang mulai disebarkan di media sosial, supaya lebih cepat informasinya," ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Terkait Wabah Virus Corona

Situasi Wuhan Saat Diisolasi Akibat Virus Corona
Perbesar
Pekerja menyemprot tempat sampah di luar Stasiun Kereta Api Hankou yang ditutup di Wuhan, Provinsi Hubei, China, Kamis (23/1/2020). Pemerintah China mengisolasi Kota Wuhan yang berpenduduk sekitar 11 juta jiwa untuk menahan penyebaran virus corona. (Chinatopix via AP)

Terkait ditingkatkannya status wabah Virus Corona oleh World Health Organization (WHO) menjadi darurat kesehatan global, Endang mengatakan bahwa Kemenkes telah melakukan rapat terbatas untuk menyikapi hal tersebut pada Jumat pagi.

"Tapi kami dari Kementerian Kesehatan, sebelum ada pengumuman ini juga sudah mempersiapkan diri," kata Endang.

Lebih lanjut, Endang menyatakan mereka sudah siap dan akan meningkatkan kewaspadaan untuk menghadapi ancaman virus ini.

"Dengan adanya pengumuman ini (peningkatan status oleh WHO), tentunya perlu ditingkatkan lagi. Misalnya di bandara, mungkin akan ada penambahan personel untuk memantau, di rumah sakit personel juga akan diingatkan lagi supaya lebih ketat lagi kewaspadaannya terhadap virus ini," katanya.

3 dari 3 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓