23 Negara Terdeteksi Virus Corona, Bagaimana Jika Terpaksa Pergi ke Daerah Terjangkit?

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 31 Jan 2020, 18:00 WIB
Diperbarui 31 Jan 2020, 18:00 WIB
Virus Corona
Perbesar
Peta online persebaran virus corona Wuhan, yang diakses pukul 12.40 WIB pada Jumat, 31 Januari 2020. (Printscreen gisanddata.maps.arcgis.com)

Liputan6.com, Jakarta Berdasarkan hasil pertemuan Emergency Committee WHO Director-General di bawah International Health Regulations (IHR) (2005) tentang wabah virus corona baru yang bersumber dari Wuhan, Tiongkok pada 30 Januari 2020, sebanyak 83 kasus virus corona yang tersebar di 18 negara.

WHO pun sudah menetapkan keputusan Public Health Emergency of International Concern (PHEIC), Darurat Kesehatan Masyarakat dari Kepedulian Internasional.  

Sementara itu, Perwakilan dari Kementerian Kesehatan Republik Rakyat Tiongkok melaporkan, sekarang ada 7.711 kasus dikonfirmasi virus corona dan 1.2167 kasus terduga (suspect) di seluruh negeri. Dari kasus yang dikonfirmasi, 1.370 dalam kondisi parah dan 170 orang meninggal. Lalu 124 orang telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit.  

Namun, dari peta online 2019-nCoV Global Cases Johns Hopkins CSSE, jumlah kasus terdeteksi virus corona di dunia sebanyak 9.776 kasus dari 23 negara. Data yang diakses Health Liputan6.com pukul 12.40 WIB hari ini, Jumat (31/1/2020) menunjukkan, jumlah kematian 213 kasus dan 187 kasus lain sedang dalam perawatan dan pemantauan. 

Adapun daftar negara-negara yang mengkonfirmasi virus corona sebagai berikut:

1. Tiongkok 9.658

2. Thailand 14

3. Hong Kong 12

4. Jepang 11

5. Singapura 10

6. Australia 9

7. Taiwan 9

8. Malaysia 8

9. Macau 7

10. Korea Selatan 6

11. Amerika Serikat 6

12. Prancis 5

13. Jerman 4

14. Uni Emirat Arab 4

15. Kanada 3

16. Italia 2

17. Vietnam 2

18. Kamboja 1

19. Finlandia 1

20. India

21. Nepal 1

22. Filipina 1

23. Sri Lanka 1

2 dari 3 halaman

Jika Terpaksa ke Daerah Terjangkit

Petugas di Bandara Soekarno-Hatta mengenakan masker. Langkah itu sebagai upaya menghindari penyebaran Virus Corona.
Perbesar
Petugas di Bandara Soekarno-Hatta mengenakan masker. Langkah itu sebagai upaya menghindari penyebaran Virus Corona. (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Menilik negara-negara yang terdeteksi virus corona, lantas bagaimana jika terpaksa pergi ke daerah yang terjangkit atau ada suspect? 

Melalui keterangan tertulis yang diterima Health Liputan6.com, dokter spesialis paru dan pernapasan RS Pondok Indah – Bintaro Jaya,  Feni Fitriani menyampaikan, ada hal-hal yang sebaiknya dilakukan:

· Hindari menyentuh hewan atau burung

· Hindari mengunjungi pasar basah, peternakan atau pasar hewan hidup

· Hindari kontak dekat dengan orang yang memiliki gejala infeksi saluran napas

· Patuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan

· Jika merasa kesehatan tidak nyaman ketika di daerah outbreak terutama demam atau batuk, gunakan masker dan cari layanan kesehatan segera

· Setelah kembali dari daerah outbreak, konsultasi ke dokter jika terdapat gejala demam atau gejala lain dan beritahu dokter riwayat perjalanan serta gunakan masker untuk mencegah penularan penyakit

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓