2019, Ada Lebih dari 3 Ribu Bencana Alam Terjadi di Indonesia

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 30 Des 2019, 16:00 WIB
Diperbarui 30 Des 2019, 16:00 WIB
Yusron/Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa hingga 27 Desember 2019, setidaknya terdapat 3.768 bencana alam yang terjadi di Indonesia. 

Bencan alam tersebut menyebabkan 478 orang meninggal, 109 orang hilang, 3419 luka-luka, 6,1 juta penduduk mengungsi, dan lebih dari 73 ribu rumah mengalami kerusakan.

Data dari BNPB menyatakan bahwa selama satu dekade, banjir, longsor, dan puting beliung masih mendominasi tren bencana alam di Indonesia. Di tahun 2009, setidaknya tercatat ada 1.245 bencana.

"Trennya dari tahun ke tahun meningkat. Ini memang bencananya banyak dan mungkin karena laporan BNPB semakin rajin melaporkan, setiap bencana dilaporkan ke BNPB," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Agus Wibowo di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Senin (30/12/2019).

 

2 dari 3 halaman

Sebagian Besar Bencana Alam di Pulau Jawa

Longsor
Peristiwa longsor di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah akibat hujan dengan intensitas tinggi pada Sabtu (2/11/2019). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Agus mengungkapkan, bahwa sebagian besar bencana terjadi di Pulau Jawa yaitu Jawa Tengah (914 kejadian), Jawa Barat (691 kejadian), Jawa Timur (612 kejadian), Aceh (180 kejadian), dan Sulawesi Selatan (164 kejadian).

Sementara itu, Kabupaten Bogor, Kota Semarang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Sukabumi, menjadi wilayah kabupaten/kota yang paling banyak terdampak bencana di 2019.

Dalam pemaparannya, Agus mengungkapkan di 2019, terjadi sebanyak 1.370 puting beliung, 764 banjir, 746 kebakaran hutan dan lahan, serta 710 tanah longsor.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, dibutuhkan mitigasi bencana agar Indonesia lebih mampu beradaptasi dengan kondisi yang ekstrem semacam ini.

"Jadi normalitas ke depan adalah ekstremitas di masa lalu. Sehingga poinnya, di situlah pentingnya mitigasi bencana," kata Dwikorita dalam kesempatan yang sama. 

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut

Lanjutkan Membaca ↓