Tren Perilaku Digital Para Ibu Indonesia pada 2019

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 31 Des 2019, 10:00 WIB
Diperbarui 31 Des 2019, 11:21 WIB
Ibu dan Anak

Liputan6.com, Jakarta Tren perilaku digital para ibu Indonesia berhasil terkuak dalam survei tahunan bertajuk "Indonesian Digital Mums Survey 2019." Survei tersebut dirilis theAsianparent, platform dan komunitas parenting nomor #1 di Asia Tenggara, yang bernaung di bawah Tickled Media.

Hasil survei perilaku digital ibu tahun 2019 mengungkap, sebanyak 91 persen ibu memegang peranan penting membeli kebutuhan rumah tangga di era modern. Survei juga menunjukkan, ada peningkatan konsumsi internet sebesar 39 persen saat perempuan beranjak menjadi seorang ibu.

"Mereka menghabiskan lebih banyak waktu mengakses internet setelah punya momongan. Ya, lebih mengandalkan internet untuk mencari informasi seputar parenting," ucap Deputy Country Manager of theAsianparent Indonesia, Melissa Andini melalui keterangan resmi yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Senin (30/12/2019).

Survei perilaku digital theAsianparent ini diikuti lebih dari 1.281 ibu dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Surabaya, Yogyakarta, Medan, dan Bandung. Mereka diminta mengisi sejumlah pertanyaan survei secara daring.

2 of 4

Rincian Indonesian Digital Mums Survey 2019

Ibu dan Anak
Para ibu yang membeli kebutuhan rumah tangga. copyright shutterstock.com

Melissa memaparkan secara rinci hasil survei Indonesian Digital Mums Survey 2019, sebagai berikut: 

1. Digital Mums Indonesia adalah pembuat keputusan utama untuk pembelian kebutuhan rumah tangga

Sebanyak 91 persen ibu Indonesia menganggap diri mereka sebagai pengambil keputusan utama, terutama pembelian kebutuhan rumah tangga. Mereka ibarat kepala rumah tangga di era keluarga modern.

2. Ketika perempuan menjadi seorang ibu, pemakaian internet meningkat secara signifikan

Data survei menunjukan, sebanyak 39 persen perempuan mengaku semakin bergantung pada internet setelah menjadi seorang ibu.

Sebanyak 99 persen dari mereka menghabiskan waktu mengakses situs atau aplikasi parenting, 98 persen asyik berselancar media sosial, dan 95 persen berbelanja online.

"Kebiasaan mengakses internet para ibu ini melampaui angka pengguna TV. Saat ini, hanya 42 persen ibu yang masih menonton TV. Mereka lebih memilih menonton TV melalui streaming online dan 70 persen di antaranya menonton di YouTube," terang Melissa.

3 of 4

Aplikasi Parenting dan Dompet Digital

Ibu dan Anak
Aplikasi parenting menjadi populer di kalangan para ibu. copyright shutterstock.com/Evgeny Atamanenko

3. Aplikasi parenting jadi tren baru di kalangan ibu Indonesia

Aplikasi parenting merupakan tren baru di kalangan ibu. Ini untuk menemukan informasi terpercaya dan diandalkan seputar kehamilan serta perkembangan anak.

theAsianparent menjadi aplikasi parenting paling populer di kalangan ibu dan diikuti oleh Teman Bumil.

"Untuk penggunaan aplikasi parenting, ada tiga pertimbangan teratas bagi para Moms, yaitu aplikasi ini mudah digunakan (72 persen), konten lengkap terkait anak-anak (59 persen), dan konten kehamilan (51 persen)," Melissa melanjutkan.

4. Potensi penggunaan e-money atau dompet digital di Indonesia

Terdapat 64 persen ibu di Indonesia menggunakan e-money (dompet digital). Mereka menggunakannya beberapa kali dalam seminggu.

Sebanyak 34 persen menggunakannya hampir setiap hari. Adapun penggunaan untuk membeli produk, naik sarana transportasi, dan layanan lainnya.

"Pada tahun 2019, OVO menjadi dompet digital yang paling banyak digunakan oleh para Digital Mums Indonesia. Temuan ini menggeser posisi GoPay, yang sekarang urutan kedua. Padahal, GoPay menjadi pilihan dompet digital nomor satu di Indonesia tahun lalu," tambah Melissa. 

4 of 4

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓