Asyik Main PUBG, Pria India Tak Sadar Menenggak Cairan Kimia

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 18 Des 2019, 10:00 WIB
Diperbarui 18 Des 2019, 10:00 WIB
Turnamen Mobile Esports Cup 2019 di Mangga Dua
Perbesar
Penggiat game memadati lantai dasar Mangga Dua Mall di Jakarta, Minggu (17/3). Ratusan gamers ambil bagian dalam kompetisi game Mobile Legends dan PUBG Mobile bertajuk NXL Mobile Esports Cup 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Seorang pria di India dilaporkan meninggal usai dirinya salah minum cairan asam ketika sedang bermain gim PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) di sebuah kereta.

Korban bernama Saurabh Yadav. Pria 20 tahun itu diketahui menaiki kereta menuju Agra bersama temannya, Santosh Sharma ketika kejadian itu terjadi.

Dilansir dari AsiaOne pada Selasa (17/12/2019), Sharma mengatakan bahwa temannya itu sedang bermain PUBG mengenakan headphone ketika keduanya berada di tengah dua jam perjalanan. Ketika Yadav mencari air, kejadian itu terjadi.

"Dia salah mengambil botol kimia bukannya air dari tas saya dan meminumnya," kata Sharma seperti dikutip dari Times of India.

2 dari 3 halaman

Meninggal Sebelum Sampai di Tujuan

PUBG Mobile
Perbesar
PUBG Mobile x Resident Evil 2. (Doc: PUBG Mobile)

Diketahui, cairan asam tersebut digunakan Sharma untuk memoles perhiasan yang merupakan pekerjaannya sehari-hari. Dia pun juga tidak tahu bahwa temannya meminum racun tersebut karena berada di tempat duduk yang terpisah.

"Seteguk pertama, dia menyadari kesalahannya ketika merasakan sensasi terbakar di tenggorokannya. Dia memanggil saya untuk meminta bantuan," kata Sharma.

Namun, dokter di kereta mengatakan bahwa Yadav meninggal dunia 45 menit sebelum mereka tiba di Agra.

Walaupun begitu, kepolisian tetap meminta keterangan dari Sharma. Hal ini karena keluarga Yadav menuduhnya sengaja memberikan cairan tersebut. Petugas juga mencurigai dugaan pembunuhan.

"Selama ditanyai, pemoles perhiasan mengklaim dia membawa cairan kimia di tasnya untuk membersihkan perak. Dia punya pekerjaan di Agra dan korban menemaninya hanya untuk bersenang-senang," kata Station House Officer Agra, Vijay Kumar.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓