Kecelakaan Sepeda Sebabkan Alat Kelamin Remaja Inggris Terkoyak

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 06 Des 2019, 23:00 WIB
Diperbarui 07 Des 2019, 00:16 WIB
20160525-Ilustrasi Alat Kelamin Pria-iStockphoto

Liputan6.com, Jakarta Seorang remaja di Inggris mengalami sebuah kecelakaan yang mungkin membuat Anda ngilu. Pemuda ini harus mengalami pembalikan skrotum serta membuat alat kelaminnya terkelupas.

Awalnya, remaja 14 tahun ini bersepeda hanya dengan satu tangannya sementara tangan lain memegang minuman. Namun tiba-tiba, dia menabrak sebuah mobil yang diparkir hingga setang kendaraan itu melukai alat kelaminnya.

Dalam catatan kejadian di BMJ Case Reports, remaja ini dibawa ke John Radcliffe Hospital dengan kondisi yang terluka parah.

Pemeriksaan oleh dokter, setang sepeda mengiris area organ intimnya dan menimbulkan luka sepanjang 14 sentimeter serta membuat luka di perineumnya sedalam 10 sentimeter.

Tidak hanya itu, dilansir dari The Sun pada Jumat (6/12/2019) kecelakaan itu membuat skrotumnya terbalik dan mengoyak kulit serta jaringan penisnya hingga memperlihatkan otot serta tulang di sekitar organ intimnya.

2 of 3

Kejadian yang Langka

20160525-Ilustrasi Alat Kelamin Pria-iStockphoto
Ilustrasi Alat Kelamin Pria (iStockphoto)

Para dokter kemudian membiusnya. Mereka lalu mencuci bagian yang terluka dan membuang jaringan yang rusak.

Usai pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari apakah ada kerusakan neurovaskular dan keberadaan benda asing, dokter melanjutkan perawatan dengan operasi. Tidak ada kerusakan pembuluh darah parah yang dialami dan remaja ini sudah bisa merasakan sensasi pada area tersebut.

Usai mendapatkan perawatan, remaja ini dipulangkan dengan antibiotik serta perban. Dokter tidak mengungkapkan dampak cedera yang mungkin bisa terjadi pada fungsi seksualnya di masa depan.

"Kasus ini tidak biasa baik dalam mekanisme serta akibat cederanya," kata profesor bedah anak di rumah sakit tersebut, dokter Hannah Thompson.

"Cedera setang yang menyebabkan trauma tumpul abdominal dijelaskan dengan baik dalam literatur, namun laporan tertusuk atau cedera terkelupas jarang terjadi," kata Thompson. Kemungkinan, hal itu terjadi karena kecepatan sepeda berada dalam kondisi rendah.

3 of 3

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓