Upaya Jabar untuk Tekan Kasus HIV AIDS

Oleh Arie Nugraha pada 01 Des 2019, 07:00 WIB
Diperbarui 02 Des 2019, 17:13 WIB
Mengenal Tahapan AIDS dari Gejala HIV (Desinger491/Shutterstock)

Liputan6.com, Bandung Jawa Barat (Jabar) menduduki urutan ketiga daerah tertinggi kasus HIV AIDS di Indonesia. Ada 38.149 kasus infeksi HIV di Jabar, di posisi pertama dan kedua adalah DKI Jakarta sebanyak 58.877 dan Jawa Timur 48.241 kasus

Menurut Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Jawa Barat Daud Achmad, untuk menekan bertambahnya kasus HIV AIDS, khususnya di Jawa Barat pada 2030 mendatang, maka diperlukan aksi nyata dalam penanggulanan penyakit ini di Indonesia. Salah satunya lewat acara The Indanesian AIDS Conference (iAIDS) 2019.

"Pertemuan iAIDS 2019 ini akan membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk berbagi pengetahuan dan pembelajaran dalam pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia, dan juga akan mampu mendorong lahirnya kemitraan strategis antara pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat, perusahaan swasta dan media (pentahelix),” kata Daud saat membuka iAIDS 2019 di Royale Hotel Jl Merdeka Bandung, Jumat (29/11/19).

Daud menyebutkan guna mencapai target bebas AIDS pada 2030, diperlukan penerapan konsep pentahelix yakni  melibatkan pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat, perusahaan swasta dan media. Sehingga mampu mencapai target lebih cepat daripada hanya mengandalkan pemerintah saja.

Oleh karena itu, kolaborasi seluruh pemerintah daerah serta pemangku kepentingan dan jejaring yang terintegrasi untuk melahirkan inovasi program yang baik, sebagai enabling factor untuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM), pencapaian akses universal, dan tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals) untuk mengakhiri epidemi AIDS pada 2030.

"iAIDS dapat menjadi titik awal gerakan penanggulangan AIDS di Indonesia, dan hasil kegiatan ini akan dapat ditindaklanjuti bersama guna mencapai target bebas AIDS di tahun 2030," ucap Daud.

 

Pj. Sekretaris Daerah Jawa Barat Daud Achmad saat membuka The Indonesian AIDS Conference (iAIDS) 2019 di El Royale Hotel, Kota Bandung, Jumat (29/11/19). (Sumber foto : Humas Jabar).
Pj. Sekretaris Daerah Jawa Barat Daud Achmad saat membuka The Indonesian AIDS Conference (iAIDS) 2019 di El Royale Hotel, Kota Bandung, Jumat (29/11/19). (Sumber foto : Humas Jabar).

Secara khusus, acara tersebut akan membahas mengenai inovasi dan penguatan komitmen pencapaian strategi program 3 zeroes (zero new hiv infection, zero aids-related death dan zero discrimination), penguatan kelembagaan KPA di provinsi dan kabupaten/kota dalam upaya penanggulangan AIDS di Indonesia.

Selain itu juga, terkait keberkelanjutan program HIV/AIDS, termasuk di dalamnya pemenuhan target sustainable development goals.

Acara tersebut merupakan gagasan dari Pemerintah Daerah Jawa Barat bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Jawa Barat.

2 of 2

Saksikan Juga Video Menarik Berikut:

Lanjutkan Membaca ↓