Minum Air Putih Berlebihan Bisa Berakibat Fatal

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 08 Nov 2019, 10:00 WIB
Ilustrasi Minum Air Putih

Liputan6.com, Jakarta Minum air putih adalah cara terbaik untuk menghindarkan dari dehidrasi. Namun, jika kita terlalu banyak mengonsumsinya ternyata hal itu juga bisa berbahaya bagi tubuh.

Dokter spesialis gizi klinik Diana Sunardi mengatakan bahwa minum air putih berlebihan tetap memiliki dampak negatif yaitu, seseorang akan kekurangan elektrolit karena terbuang.

"Jadi tubuh kita itu terdilusi alias terjadi pengenceran. Nah, itu kita kekurangan elektrolit dan bisa sampai pingsan," kata Diana ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu, ditulis Jumat (8/11/2019).

Maka dari itu, Diana merekomendasikan seseorang untuk minum secara cukup yaitu delapan gelas dalam sehari. Itu juga, tergantung dari aktivitas yang dilakukan.

"Kalau aktivitas fisik (tinggi), kerja, udara panas, itu harus ditambahkan," kata Diana yang juga ketua Indonesian Hydration Working Group itu menambahkan.

2 of 3

Masalah Kesehatan yang Lebih Parah

Ilustrasi minum air putih
Ilustrasi (iStock)

Selain itu, minum air dalam jumlah banyak di waktu yang singkat juga bisa berbahaya. Dikutip dari Metro, dokter asal Inggris, Imogen Bexfield mengatakan bahwa konsumsi terlalu banyak air dalam waktu singkat bisa membanjiri ginjal sehingga mereka tidak mampu memproses dan menghilangkan air dengan cepat.

"Ini menyebabkan kadar natrium dalam darah Anda terlalu rendah," kata Bexfield.

Risiko lainnya adalah hidrasi berlebihan yang bisa menjadi masalah kesehatan bernama hiponatremia.

"Ini adalah ketika natrium dalam tubuh Anda menjadi lemah dan kurang efektif, ketika ini terjadi, itu meningkatkan kadar air tubuh Anda sehingga sel-sel Anda mulai membengkak," kata Bexfield.

Kondisi yang jarang terjadi ini bisa menyebabkan kelemahan otot, kram, hingga kejang.

Kelebihan air juga bisa menyebabkan sel-sel otak membengkak dan meningkatkan tekanan dalam tengkorak. Hal tersebut bisa berujung pada mual, sulit bernapas, kelemahan otot, hingga pada kasus yang parah menyebabkan kerusakan otak, koma, dan kematian.

3 of 3

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓