Cegah Alzheimer Saat Tua, Ini 4 Aktivitas yang Perlu Dilakukan Sejak Muda

Oleh Liputan6.com pada 05 Nov 2019, 08:00 WIB
Adakah Kaitan Antara Virus Herpes dengan Alzheimer? (Yurchanka-Siarhei/Shutterstock)

Liputan6.com, Jakarta Sebagian besar orang menganggap bahwa Alzheimer sebagai penyakit orang tua. Padahal sebenarnya, gangguan tersebut bisa mulai terbentuk di otak sejak Anda berusia 30.

Ini mungkin terdengar menakutkan, tetapi ada beberapa perubahan gaya hidup yang dapat Anda lakukan sejak dini. Perubahan gaya hidup ini dipercaya dapat mempengaruhi risiko Anda terkena Alzheimer.

"Satu dari tiga kasus Alzheimer dapat dicegah jika orang tersebut melakukan segalanya dengan benar," ucap Richard Isaacson, direktur Alzheimer's Prevention Clinic di Weill Cornell & New York-Presbyterian Medical Center, New York, seperti dikutip Today, Selasa (5/11/2019).

Menopause dan Alzheimer

Usia 20 hingga 30 tahun adalah waktu yang cukup untuk membuat pilihan yang sehat bagi otak. Hal ini sangat penting terutama bagi wanita, karena hampir dua pertiga dari kasus Alzheimer terjadi pada wanita.

"Studi kami menunjukkan bahwa ada hubungan kuat antara timbulnya penyakit Alzheimer di otak dan timbulnya menopause pada wanita," ucap direktur Weill Cornell Women's Brain Initiative, Lisa Mosconi.

Tetapi penting untuk memahami bahwa Alzheimer belum tentu penyakit yang tidak berdaya. Artinya, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko atas gangguan ini.

Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegahnya:

1. Berolahraga secara teratur

"Olahraga dapat melingungi diri dari alzheimer karena tidak hanya meningkatkan aliran darah ke otak, tetapi juga melonggarkan plak amiloid yang berkembang ketika alzheimer datang," ucap Isaacson.

Olahraga apa pun bisa membantu, para ahli menyarankan Anda untuk melakukan olahraga setidaknya tiga jam per minggu.

2. Tidur minimal 7 jam

Saat tidur, otak bisa membersihkan plak amiloid yang muncul. Matikan segala barang elektronik, hindari cahaya terang dari layar. Bangunlah suasan tidur yang tenang dan gelap.

 

2 of 2

3. Hindari Makan Olahan

Sosis
Sosis (sumber: Pixabay)

Hindari mengonsumsi makanan yang mengandung gula dan olahan. Otak akan menyusut seiring bertambahnya usia, tetapi orang yang mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran, serta diiringi dengan mengurangi daging dan keju dapat kehilangan massa otak yang lebih sedikit.

Otak yang lebih besar di kemudian hari dapat bermanfaat untuk melindungi diri dari penyakit seperti alzheimer. Para ahli menyarankan diet yang baik terdiri dari sayuran hijau, buah-buahan, dan sayuran utuh lainnya.

4. Periksa darah setiap tahun

"Memiliki tekanan darah tinggi, kolestrol, dan diabetes adalah cara menuju penyakit Alzheimer. Ketahuilah tiga hal tersebut agar bisa melakukan penanganan yang lebih cepat," ucap Isaacson.

Penulis: Diviya Agatha

Lanjutkan Membaca ↓