Pria Taiwan Punya Tiga Testis, Ternyata Salah Satunya Tumor

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 18 Okt 2019, 23:00 WIB
Testis

Liputan6.com, Jakarta Seorang pria di Taiwan datang ke dokter dan mengaku memiliki tiga testis. Dia tidak tahu bahwa itu adalah tumor yang harus segera diangkat.

Qio Hongjie, Kepala Departemen Urologi Asia University Hospital mengungkapkan bahwa pemeriksaan menunjukkan bahwa ada benjolan yang berbentuk telur menonjol di sisi kanan skrotum pria 30 tahun itu.

Dilansir dari Asia One pada Jumat (18/10/2019), Qiu mengatakan bahwa tonjolan itu memiliki jaringan elastis yang sama seperti testis biasa. Ketiganya bahkan bisa disejajarkan dalam posisi diagonal.

Dengan pemindaian ultrasonografi dan MRI, terungkap bahwa jaringan itu adalah kista padat. Beruntungnya, benda itu termasuk dalam tumor jinak.

Walau begitu, Qiu khawatir apabila tumor itu tumbuh yang akan menekan korda spermatika dan merusak testisnya. Dia pun berdiskusi dengan pasien dan keduanya sepakat mengangkat tumor itu.

2 of 3

Kasus yang Langka

20160525-Ilustrasi Alat Kelamin Pria-iStockphoto
Ilustrasi Alat Kelamin Pria (iStockphoto)

Para dokter mengangkat tumor berukuran 5 sentimeter itu. Mereka menyatakan bahwa itu adalah pseudotumor. Qiu percaya bahwa pertumbuhannya adalah hasil dari edema skrotum atau kondisi yang disebabkan oleh trauma pada tubuh bagian bawah.

Pseudotumor sendiri jarang terjadi dan umumnya tidak diketahui penyebabnya. Yang membuatnya lebih langka, kondisi ini biasanya ditemukan di paru-paru. Maka dari itu, kasus ini sedang dipelajari oleh Taiwan Urology Association.

"Jarang melihatnya di skrotum," kata Qiu seperti dikutip dari ET Today.

Selain itu, Qiu mengatakan bahwa jika tumor itu ganas, seluruh testis kanan dan korda spermatikanya harus diangkat.

Maka dari itu, Qiu merekomendasikan pria untuk secara teratur memeriksakan organ intim secara teratur. Jika merasa ada yang janggal, jangan malu untuk memeriksakannya ke dokter.

3 of 3

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by