Sang Ibu Tak Menyangka, Gracie Terkena Stroke di Usia 10 Tahun

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 09 Okt 2019, 09:00 WIB
Ilustrasi stroke (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta Gracie Whittick, tiba-tiba pingsan di kamar mandi ketika sedang bersiap untuk pergi ke sekolah. Sang ibu, Hayley Clark tidak pernah menduga putrinya terkena stroke di usia 10 tahun.

"Semuanya benar-benar tiba-tiba. Tidak ada tanda-tanda sama sekali, dia baik-baik saja sebelumnya," kata Hayley pada kantor berita Inggris, South West News Service, dikutip Fox News pada Selasa (8/10/2019).

Kejadian itu sangat cepat. Ibu tunggal itu melihat sisi kanan wajah putrinya terkulai. Anak itu juga tak bisa mengangkat dan menggerakkan lengan atau kakinya. Segera, petugas medis dipanggil.

Dia dibawa ke Queen Elizabeth Hospital King's Lynn di Norfolk, Inggris. Para dokter menemukan adanya darah menggumpal di bagian kiri otak Gracie yang menyebabkan anak itu terkena stroke. Mereka tidak tahu apa yang membuat gumpalan tersebut.

"Dokter masih tidak tahu mengapa itu terjadi," kata Hayley setelah putrinya menjalani operasi selama tiga jam untuk menghilangkan 96 persen gumpalan darah.

2 of 3

Kesulitan Gunakan Tangan Kanan

Ilustrasi stroke (iStockphoto)
Ilustrasi stroke (iStockphoto)

Namun, stroke itu harus mengubah hidup anak itu. Gracie sekarang kesulitan menggunakan tangan kanannya. Dia juga sering mengalami masalah memori.

Sang ibu mengungkapkan bahwa seringkali Gracie harus menggunakan kursi roda karena cepat lelah ketika berjalan.

"Dia terus merasa bingung dan frustrasi dengan itu semua," kata Hayley.

"Bagi saya, stroke adalah masalah orangtua. Itu bukan sesuatu yang terjadi pada seorang gadis berusia 10 tahun yang sehat," kata ibu dari anak yang sesungguhnya suka menari dan senam itu.

SWNS melaporkan bahwa kemungkinan Gracie akan pulih sepenuhnya. Namun, dia masih harus dirawat selama enam minggu di rumah sakit.

"Tapi dia sangat beruntung dengan ini, semuanya bisa jauh lebih buruk," kata Hayley.

Menurut Children's Hospital of Philadelphia, stroke pada anak terjadi pada 12 dari 100 ribu orang di bawah usia 18 tahun. Mereka menyatakan bahwa seringkali, pada anak yang sehat, juga bisa ditemukan kelainan tersembunyi seperti pembuluh darah yang sempit atau cenderung lebih mudah membentuk gumpalan darah.

3 of 3

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait