Usai Kerusuhan Wamena, Kemenkes Beri Pendampingan Mental Bagi Korban

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 02 Okt 2019, 12:00 WIB
Pengungsian Wamena

Liputan6.com, Jakarta Setiap konflik besar tidak hanya memakan korban fisik, tapi juga secara mental. Tidak terkecuali kerusuhan yang baru-baru ini terjadi di Wamena, Papua.

Maka dari itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa mereka telah mengirimkan tim kesehatan mental yang bertugas mendampingi masyarakat yang mengalami trauma akibat kejadian kerusuhan beberapa waktu lalu.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Anung Sugihantono mengatakan bahwa Direktorat Kesehatan Jiwa dan Napza akan memfokuskan pendampingan pada korban yang berada di Wamena, serta keluarga korban yang ada di masyarakat.

"Jadi kami memberikan pelayanan bukan hanya mereka yang sakit atau dirawat tapi sekaligus kepada masyarakat yang mengalami, menyaksikan, dan melihat tetapi memang tidak memerlukan perawatan kesehatan secara fisik," kata Anung di Gedung Kemenkes, Jakarta, ditulis Rabu (2/10/2019).

2 of 3

Sudah Jadi Prosedur Tetap

Kemenkes RI menggelar konferensi pers terkait keamanan tenaga kesehatan di Papua pascakerusuhan Wamena. (Foto: Giovani Dio/Liputan6.com)
Kemenkes RI menggelar konferensi pers terkait keamanan tenaga kesehatan di Papua pascakerusuhan Wamena. (Foto: Giovani Dio/Liputan6.com)

Dalam konferensi pers yang berlangsung Senin lalu, Kemenkes menyatakan bahwa tim kesehatan akan diberangkatkan sejak Senin malam hingga hari Kamis esok. Anung mengatakan, penguatan di komunitas dan institusi seperti sekolah akan dilakukan secara bertahap oleh tim kesehatan mental Kemenkes.

Dalam kesempatan yang sama, Nila F. Moeloek menyatakan bahwa sudah menjadi prosedur tetap (protap) bagi mereka untuk memberikan pendampingan mental bagi masyarakat yang terdampak bencana serta kerusuhan.

"Memang kami tata cara penanganan baik di bencana atau kejadian seperti ini, pertama kami menolong yang dalam keadaan gawat darurat," kata Nila.

Kemudian, di tempat pengungsian, Kemenkes bekerja sama dengan pihak terkait, untuk menjaga kesehatan masyarakat di situ agar mereka terhindar dari penyakit serta pendampingan trauma healing.

"Memang ini sudah protap-nya dalam tolong menolong satu bencana. Pertama yang akut, kedua baru yang keadaannya kronis," kata Nila menjelaskan.

3 of 3

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by