Korban Terdampak Kabut Asap Karhutla Bisa Manfaatkan Pos Kesehatan

Oleh Dyah Puspita Wisnuwardani pada 16 Sep 2019, 09:00 WIB
Suasana Kota Pekanbaru yang diselimuti kabut asap tebal hasil kebakaran hutan dan lahan.

Liputan6.com, Jakarta Sekretaris Jenderal Kemenkes drg. Oscar Primadi, MPH mengimbau masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau untuk memanfaatkan pos kesehatan bila merasa sesak. 

“Pos kesehatan telah disediakan di mana-mana, segera datangi pos kesehatan kalau merasa ada yang tidak beres dengan pernapasan. Begitupun dengan gejala penyakit lain segera konsultasikan ke pos kesehatan, Puskesmas, dan rumah sakit,” katanya, Minggu (15/9).

Banyak warga yang terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kabut asap karhutla melanda Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Barat, dan Selatan dalam beberapa minggu terakhir. 

Data Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes pada Minggu (15/9) menunjukkan, penderita ISPA di Riau pada 1-15 September 2019 mencapai 15.346 orang. Sementara penderita ISPA di Jambi selama Juli-Agustus mencapai 15.047 orang. Untuk wilayah Sumatera Selatan, jumlah tertinggi orang yang mengalami ISPA sejak Maret-September ada di Palembang, 76.236 orang.

Sementara di Kalimantan Barat data terakhir penderita ISPA pada Juli berjumlah 15.468 orang. Jumlah penderita ISPA tertinggi untuk Kalimantan Tengah periode Mei – September ada di Palangkaraya dengan jumlah 11.758 orang. Sementara di Kalimantan Selatan, data Juni-Agustus, kasus ISPA tertinggi ada di Banjarbaru sebanyak 10.364 orang.

 

 

2 of 2

Pos kesehatan di masing-masing wilayah

Guna menangani kondisi tersebut, telah tersedia pos kesehatan di masing-masing wilayah. Untuk sementara, catatan jumlah pos kesehatan yang diterima Kemenkes diantaranya 15 pos di Palangkaraya, 39 pos di Jambi dan menyiagakan 168 Puskesmas, 16 pos di Kalimantan Selatan.

Di Riau, seluruh RS diimbau mendirikan pos kesehatan, dan seluruh Puskesmas disiagakan.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg. Widyawati mengatakan Kemenkes telah mendistribusikan logistik kesehatan ke Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Jambi, dan Kalimantan Tengah.

“Kemarin BTKLPP (Balai Teknis Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit) Batam membagikan masker ke empat kabupaten di Riau, Siak, Pelalawan, Inhu, dan Inhil) serta Kabupaten Muaro Jambi dan kota Tanjung Pinang,” kata drg. Widyawati melalui siaran pers yang diterima Liputan6.com.

Selain itu, Tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Pekanbaru juga membagikan masker kepada petugas bandara dan penumpang. Drg Widyawati mengharapkan masalah Karhutla ini semoga cepat teratasi dan segera turun hujan.

“Kepada masyarakat di wilayah terdampak semoga bisa sabar dan kita terus berharap turun hujan secepatnya,” katanya.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by