Usai Punya 10 Anak Laki-Laki, Ibu Ini Akhirnya Lahirkan Anak Perempuan

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 16 Sep 2019, 07:00 WIB
20160311-Ilustrasi-Bayi-iStockphoto

Liputan6.com, Jakarta Alexis Brett sudah memiliki 10 anak laki-laki. Namun, belum punya anak perempuan membuat hidupnya dan sang suami David terasa kurang.

Hingga Agustus lalu, wanita asal Aberdeen, Skotlandia ini akhirnya melahirkan anak perempuan yang diberi nama Cameron.

Mengutip Yahoo Lifestyle pada Minggu (15/9/2019), Alexis dan David awalnya mengira mereka akan punya anak laki-laki lagi untuk kesebelas kalinya. Namun, ibu 39 tahun itu begitu bahagia ketika mendengar hasil pemeriksaan jenis kelamin bayinya.

"Saya terkejut, tapi senang. Sekarang dia di sini bersama kami. Itu perasaan yang fantastis," kata Alexis yang merupakan seorang instruktur fitness paruh waktu itu.

Kedatangan perempuan kedua dalam keluarga mereka juga disambut bahagia oleh para kakak laki-laki di rumah itu. Campbell (17), Harrison (16), Corey (14), Lachlan (11), Brodie (9), Brahn (8), Hunter (6), Mack (5), Blake (3), dan Rothagaidh (2) juga bahagia dengan kehadiran adik bungsu mereka.

"Mereka umumnya berperilaku lebih baik di sekelilingnya, berusaha tetap diam agar tidak membangunkannya," kata David yang berusia 44 tahun.

2 of 3

Jadi Anak yang Terakhir

Alexis Brett akhirnya memiliki seorang putri setelah selama ini memiliki 10 anak laki-laki (Tangkapan Layar The Sun)
Alexis Brett akhirnya memiliki seorang putri setelah selama ini memiliki 10 anak laki-laki (Tangkapan Layar The Sun)

Alexis sendiri menyatakan bahwa Cameron akan menjadi buah hatinya yang terakhir. Dia juga tak menyangka bahwa keluarganya akan jadi sebesar itu.

"Tidak akan ada lagi. Saya sempat mengatakan itu dulu, tapi kali ini saya benar-benar bersungguh-sungguh," ujarnya seperti dikutip dari The Sun.

Dia menambahkan, selama ini dirinya 'kebal' dari berbagai alat kontrasepsi. Sehingga, Alexis sedang mempertimbangkan rencana sterilisasi.

Pasangan suami istri itu mengakui bahwa memang merepotkan memiliki banyak anak. Mulai dari cucian yang menumpuk hingga sulitnya menentukan saat untuk berlibur.

"David dan saya terkadang saling memandang lalu berkata 'apa yang telah kita lakukan?' tetapi ketika anak-anak itu membuat sesuatu yang lucu dan membuat kami tertawa, itu membuat semuanya berharga," kata Alexis.

3 of 3

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓