Menkes Nila: Masker Penutup Hidung Jangan Hanya Warna Hijau Saja

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 15 Sep 2019, 08:00 WIB
Udara Jakarta Buruk, Warga Beraktivitas Pakai Masker

Liputan6.com, Jakarta Masker penutup hidung warna hijau biasa digunakan mengatasi polusi udara. Dalam kasus kebakaran hutan maupun polusi asap kendaraan, masyarakat pun terlihat menggunakan masker warna hijau.

Menyoal masker penutup hidung warna hijau, Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek memberikan ide terkait inovasi masker tersebut.

"Masker yang dipakai itu jangan hanya warna hijau saja. Saya melihat anak-anak muda berpakaian stylish dengan memakai masker. Saya pikir, kenapa tidak, masker yang dibuat disesuaikan dengan fashion," tutur Menkes Nila dalam acara "The 1st Technofarmalkes 2019:Indonesian Health Tech Innovation" di Hotel Sultan, Jakarta, ditulis Jumat (13/9/2019).

"Bisa saja maskernya warna-warna lain, seperti pink. Kemudian bisa juga bergambar (motif) bunga, Micky Mouse."

2 of 3

Ajak Anak Mau Pakai Masker

Polusi Udara di Jakarta
Pengendara menggunakan masker saat meintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (12/3). Rata-rata harian kualitas udara di Jakarta dengan indikator PM 2.5 pada 2018 adalah 45,3 mikrogram per meter kubik udara. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Adanya ide inovasi soal masker yang punya variasi warna dan motif dinilai bisa menggugah hati anak-anak untuk memakai masker, terutama saat keluar rumah. Ketika didera flu pun anak jadi sadar memakai masker.

"Misalnya, kalau anak lagi batuk, dia mau memakai masker. Masker warna hijau identik dipakai dokter di kamar operasi. Nanti melihat masker hijau itu anak bisa dikiranya mau disuntik," Menkes Nila menambahkan.

"Kalau maskernya dibuat lucu dengan gambar binatang lucu, anak-anak juga senang memakainya."

3 of 3

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓