Anak Indonesia Disebut Kurang Serat, Begini Cara Gampang Memenuhinya

Oleh Liputan6.com pada 05 Sep 2019, 06:00 WIB
20160311-Ilustrasi Bayi-istock

 

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pertumbuhannya, seorang anak butuh asupan protein, serat, dan vitamin yang seimbang.

Protein baik untuk pertumbuhan fisik, kognitif, juga kemampuan otaknya. Sedangkan serat, untuk pencernaan anak supaya tidak bermasalah.

Sayangnya, menurut riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018, sebagian besar orang di Indonesia dinyatakan masih kekurangan serat. 

"Dan anak di Jakarta usia 1-3 tahun mengonsumsi lemak dan protein lebih tinggi," ungkap dr. Frieda Handayani, konsultan gastrohepatologi Anak dalam acara Pentingnya Pemenuhan Serat Sejak Dini di Almond Zucchini, Jakarta Selatan, Selasa 3 September 2019.

 

2 of 2

Asupan Serat Anak Sebaiknya 16 Gram Per Hari

Sayur, Buah, Serat, Sumber Serat, Makanan Tinggi Serat
Sayur, Buah, Serat, Sumber Serat, Makanan Tinggi Serat / Sumber: iStockphoto

 

Bahkan penelitian lainnya yang dilakukan pada 103 anak usia 2-3 tahun di Jakarta membuktikan bahwa 9 dari 10 anak usia dini hanya mengonsumsi 4,7 gram serat pangan setiap harinya.

"Angka ini jauh dari kecukupan asupan serat dari rekomendasi Kemenkes di tahun 2013 yang menganjurkan anak usia 1-3 tahun untuk mengonsumsi 16 gram serat per hari," katanya.

Menu Kaya Serat

Untuk memenuhi asupan serat per hari, seorang anak perlu mengonsumsi serat dari 2 kilogram wortel atau 1,5 kilogram bayam rebus. Namun tentunya hal ini mustahil dilakukan. Oleh karena itu, Frieda menganjurkan untuk membaginya ke dalam beberapa macam makanan.

"Pagi bisa makan 1 mangkuk oat yang mengandung 4 gram serat. Ditambah dengan 1 buah apel dengan kulitnya yang mengandung 2,8-3,6 gram serat," ungkapnya

Di siang hari, menunya bisa berupa 1 lembar roti gandum (2 gram serat) dengan 125 gram sup wortel (1 gram serat). Lalu pada malam hari, mengonsumsi 125 gram spageti gandum (3 gram serat) dan buah dengan kulit (3,5 gram serat).

Buah Segar

Asupan buah juga bisa diperbanyak. Buah seperti pepaya, pir, jeruk atau pisang mengandung serat tinggi.

"Kandungan serat dalam 100 gram pepaya adalah 1,6 gram, pir 2,8 gram, jeruk 1,4 gram, pisang ambon 1,9 gram dan apel 2,6 gram. Kalau masih sulit mencukupi kebutuhan serat, bisa dengan dijus, suplemen atau minuman bernutrisi lainnya," Frieda mengungkapkan.

Penulis : Cynthia Amanda Male / Dream.co.id

Lanjutkan Membaca ↓